Berita

Aksi Permadani/RMOL

Hukum

Geruduk Gedung KPK, Permadani: Jangan Berhenti, KPK Harus Berani Periksa 'Anak Pak Lurah'

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 12:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk menyelidiki dugaan keterlibatan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dalam kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) sembako yang menjerat Juliari Peter Batubara selaku Menteri Sosial (Mensos).

Desakan itu disampaikan oleh massa aksi dari Pergerakan Masyarakat Madani (Permadani) di depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa siang (5/1).

Ketua Permadani, Yonpi Saputra mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap gebrakan KPK yang berani membongkar kasus korupsi bansos. Apalagi, KPK berani menangkap Juliari saat menjabat sebagai Mensos.


"Namun hendaknya KPK tidak berhenti di situ, KPK harus berani menuntaskan apa yang dimulainya," ujar Yonpi kepada Kantor Berita Politik RMOL di lokasi aksi, Selasa siang (5/1).

Berdasarkan pemberitaan Tempo, nama Gibran disebut turut memberikan rekomendasi kepada Juliari agar pengadaan goodie bag diberikan kepada PT Sri Rejeki Isma Tbk (Sritex).

Sementara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga menemukan adanya penggelembungan harga tas bansos dengan kelebihan pembayaran sekitar Rp 6,09 miliar karena Kementerian Sosial (Kemensos) menganggarkan Rp 15 ribu per tas. Padahal, harga wajarnya adalah sebesar Rp 6.500 per tas.

"Penegak hukum harus berdasarkan asas equality before the law. Semua warga negara sama kedudukannya di depan hukum. Bila ada kesaksian Gibran diduga terlibat, maka kewajiban aparat hukum dalam hal ini KPK untuk menelusurinya," jelas Yonpi.

Permadani turut menyampaikan sejumlah tuntutan untuk menindaklanjuti kasus ini.  Yaitu, meminta KPK untuk membongkar tuntas kasus korupsi bansos, termasuk semua pihak yang terkait harus dipanggil dan dijadikan tersangka jika terbukti terlibat.

Selanjutnya, Permadani menyoroti pernyataan Gibran yang mempersilakan untuk dicek keterlibatan dirinya serta laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke KPK.

"Maka kami sebagai warga negara dengan tulus ikhlas menindaklanjuti permintaan tersebut. Kami mendatangi KPK untuk mendesak KPK segera menindaklanjuti temuan Tempo,” tekannya.

Selain itu, Permadani juga mendesak KPK menelusuri LHKPN milik Gibran. Sebab, terdapat kejanggalan dari LHKPN Gibran yang hanya berjumlah Rp 21 miliar.

"Kami mendesak KPK segera menyelidikinya," katanya.

Yonpi juga mendesak agar BPK segera melakukan audit investigatif terhadap aliran dana bansos karena kerugian negara dan rakyat yang terdampak Covid-19 sudah nyata di depan mata.

“Kami tekankan lagi, KPK harus berani periksa 'Anak Pak Lurah'," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya