Berita

Kapal tanker Hankuk Chemi ketika disita oleh Iran/Net

Dunia

Korea Selatan Kerahkan Pasukan Militer Ke Selat Hormuz Usai Iran Sita Kapal Tankernya

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 10:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan dilaporkan sudah mengirim pasukan militer ke wilayah Teluk sebagai tanggapan atas penyitaan kapal tanker Hankuk Chemi oleh Iran pada awal pekan ini.

Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan, armada Zulfiqar mereka telah menyita Hankuk Chemi yang beroperasi di Distrik Angkatan Laut Pertama Republik Islam di Teluk Persia karena pencemaran laut.

Hankuk Chemi sendiri disebut mengangkut 7.200 ton etanol dari pelabuhan Al-Jubail Arab Saudi. Kapal itu memiliki 20 anak buah kapal (ABK) warga negara Korea Selatan, Indonesia, Vietnam, dan Myanmar.


Saat ini kapal dan ABK ditahan di Pelabuhan Bandar Abbas Iran, untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan.

Setelah itu, dilaporkan Newsweek pada Selasa (5/1), pejabat Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan pihaknya telah mengirim pasukan anti-pembajak di dekat Selat Hormuz.

Lebih lanjut, pejabat itu mengatakan, Seoul tengah menjajaki kerja sama erat, khususnya untuk pasukan angkatan laut anti-pembajakan multinasional.

Meski begitu, ia tidak menyebutkan Koalisi Keamanan Maritim Internasional yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) untuk mencegah tindakan sabotase dan mencegah Iran menyita kapal.

Departemen Luar Negeri AS juga telah mendesak Iran untuk melepaskan kapal tanker itu.

"Rezim terus mengancam hak navigasi dan kebebasan di Teluk Persia sebagai bagian dari upaya yang jelas untuk memeras masyarakat internasional agar mengurangi tekanan sanksi," kata seorang perwakilan Departemen Luar Negeri AS.

AS dan Korea Selatan adalah sekutu militer. Keduanya mewajibkan masing-masing untuk saling membantu jika terjadi serangan bersenjata eksternal, terkait dengan ancaman Korea Utara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya