Berita

Drone yang ditemukan perairan Kepulauan Selayar/Net

Politik

Diduga Milik China, Sukamta Desak Pengungkapan Identitas Drone Di Kepulauan Selayar Dipercepat

SENIN, 04 JANUARI 2021 | 17:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Joko Widodo didesak segera mengungkap asal usul pesawat nirawak yang memasuki Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, banyak masyarakat menduga drone yang ditemukan nelayan tersebut milik pemerintah China.

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mendesak pemerintah Indonesia untuk mengungkap siapa pemilik drone tersebut.


Kata Sukamta, dengan mengungkap asal mula pemilik drone itu pemerintah dapat menyiapkan tindakan yang tepat.

“Sebaiknya pemerintah dalam hal ini lembaga-lembaga pertahanan yang terkait segera bisa mengungkapkan identitas dan asal usul drone tersebut supaya bisa segera diambil tindakan lanjutan yang memadai. Jangan sampai kelamaan,” tegas Sukamta kepada wartawan, Senin (5/1).

Selain itu, pemerintah juga diminta untuk mengungkap isi drone tersebut dengan membuka enkripsi di dalam drone agar diketahui apa saja yang direkam drone tersebut di dasar perairan Indonesia.

“Kita juga perlu tahu isi dari drone tersebut, serta apa saja yang dilakukan dengan melihat recordnya. Semua itu perlu segera, untuk kepentingan kita sendiri,” katanya.

“Apakah ini sekadar orang iseng atau nelayan yang mau cari ikan, atau Pertamina yang sedang mencari ladang minyak baru, atau itu mata mata negara asing. Sekali lagi, ini perlu segera diungkap,” tegasnya menutup.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya