Berita

Hikmahanto Juwana/Net

Dunia

Hikmahanto Juwana Sarankan Indonesia Libatkan Pakar Dunia Untuk Ungkap Pemilik Drone

SENIN, 04 JANUARI 2021 | 16:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Guru besar ilmu hukum internasional Hikmahanto Juwana menyarankan pemerintah Indonesia untuk menghubungi sejumlah pakar dunia.

Tujuannya, untuk mengungkap identitas pemilik pesawat nirawak yang ditemukan nelayan di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

“Untuk mengetahui (identitas) bila kemampuan di dalam negeri tidak memadai, Indonesia tentu bisa menghubungi berbagai pakar dunia yang mendalami hal ini melalui perwakilan Indonesia di seluruh dunia,” kata Hikmahanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/1).


Rektor Univesitas Jenderal Ahmad Yani ini juga menyarankan Kementerian Luar Negeri segera menyampaikan pernyataan keras kepada negara-negara yang mencoba memata-matai Indonesia sembari menunggu hasil analisis pemilik drone tersebut.

“Dalam konteks saat ini maka ada baiknya sambil menunggu kepastian Kemlu membuat pernyataan keras yang ditujukan kepada siapapun negara bila saatnya terkuak memata-matai Indonesia, Indonesia tidak akan segan-segan melakukan tindakan yang keras dan tegas,” ucapnya.

Dia menceritakan pada saat Indonesia dipimpin oleh SBY, intelijen Australia pernah melakukan penyadapan terhadap pemerintah Indonesia dan langsung melakukan tindakan tegas terhadap negara tersebut.

“Saat itu Dubes Indonesia untuk Australia dipanggil pulang untuk beberapa waktu dan sejumlahkerjasama Indonesia dan Australia dibekukkan,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya