Berita

Launching of the Public Opinion Survey: Indonesia-South Korea Relations and the Millennial Generation yang digelar The Habibie Center pada Senin, 4 Januari 2021/Repro

Global

Tiga Alasan Indonesia Dan Korea Selatan Jalin Special Strategic Partnership

SENIN, 04 JANUARI 2021 | 14:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kedekatan hubungan Indonesia dan Korea Selatan sudah tidak perlu dipertanyakan. Bahkan sejak November 2017, keduanya meningkatkan kemitraan menjadi Special Strategic Partnership .

Perkembangan hubungan Indonesia dan Korea Selatan cukup signifikan. Keduanya membuka hubungan diplomatik pada 1973. Setelah itu Jakarta dan Seoul membentuk Strategic Partnership pada 2006 dan meningkat menjadi lebih istimewa pada 2017.

Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi mengungkap, Korea Selatan hanya memiliki dua kemitraan strategis yang spesial, yaitu dengan Indonesia dan India. Bagi Umar, setidaknya ada tiga faktor yang membuat hubungan Indonesia dan Korea Selatan menjadi spesial.


"Kenapa spesial? Saya pikir ini pertanyaan yang paling banyak dipertanyakan," kata Umar dalam 'Launching of the Public Opinion Survey: Indonesia-South Korea Relations and the Millennial Generation' yang digelar The Habibie Center pada Senin (4/1).

Menurut Umar, alasan pertama yang membuat hubungan Indonesia dan Korea Selatan erat adalah adanya kesamaan nilai, norma, dan prinsip terkait dengan demokrasi, hak asasi manusia, dan pasar.

Kedua negara juga saling berbagi kepentingan atas kerja sama internasional untuk mendorong perdamaian di kawasan dan dunia.

Alasan kedua, menurut Umar, adalah adanya kondisi yang saling melengkapi antara Indonesia dan Korea Selatan.

"Indonesia adalah negara yang luas dengan sumber daya alam yang melimpah. Sementara Korea memiliki kemampuan ekonomi, teknologi, dan modal," terang Umar.

"Complementarity ini yang menjadi dasar yang bagus untuk kerja sama yang saling menguntungkan di antara kedua negara," sambungnya.

Sedangkan poin terakhir yang menciptakan hubungan spesial antara Indonesia dan Korea Selatan dalam pandangan Umar adalah adanya kepentingan yang sama terkait demografi.

"Indonesia memilliki populasi anak muda yang besar, sementara Korea lebih banyak memiliki orang tua daripada anak muda," ucapnya.

Dalam beberapa kali kesempatan, Korea Selatan juga kerap menyebut Indonesia sebagai teman sehati dan sejati.

Peluncuran hasil survei yang dilakukan oleh The Habibie Center juga turut mengundang Dosen Universitas Gadjah Mada Dr. Suray Agung Nugroho, jurnalis Tami Mauliana Kartanegara, dan peneliti Marina Ika Sari.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya