Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Dorong BPOM Jelaskan EUA Vaksin Sinovac, Saleh Daulay: Kalau Tidak Jelas Masyarakat Tidak Akan Mau Divaksin

SENIN, 04 JANUARI 2021 | 13:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Meski jadwal pemberian vaksin Covid-19 sudah makin dekat, pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum kunjung menerbitkan status emergency use authorization (EUA) terkait vaksin produksi Sinovac.

Padahal, sebanyak 3 juta dosis vaksin yang diimpor dari China saat ini sudah didistribusikan ke 34 provinsi di Indonesia. Sehingga anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mendesak BPOM untuk segera mengeluarkan status EUA bagi vaksin Sinovac.

EUA seharusnya sudah klir sebelum dilakukan vaksinasi.


"Kalaupun belum selesai, setidaknya BPOM bisa memberikan sejauh mana hasil kerja mereka. Tentu proses pelaksanaan vaksinasi akan tetap menunggu izin dari BPOM,” tegas Saleh kepada wartawan, Senin (4/1).

Ketua Fraksi PAN ini menilai, status EUA penting untuk disampaikan ke publik mengingat masih banyak masyarakat yang khawatir untuk divaksin.

Tak sedikit masyarakat yang menunggu keterangan dari pemerintah dan BPOM mengenai mutu, manfaat, dan keamanan vaksin dari China itu.

"Bolanya sekarang ada di BPOM. Mereka juga harus berpacu dengan waktu. Dengan hasil kerja BPOM, masyarakat diharapkan akan lebih percaya dan rela untuk ikut vaksinasi,” jelasnya.

Terlebih, lanjut Saleh, Presiden Joko Widodo telah menggratiskan vaksinasi kepada seluruh rakyat Indonesia. Namun, EUA dari BPOM belum juga keluar.

Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat. Lebih jauh lagi, jika banyak masyarakat yang tidak mau divaksin lantaran tidak jelas manfaatnya, maka pembelian vaksin akan jadi mubazir.

"Vaksinasi ini kan gratis. Kalau nanti vaksinnya dinilai tidak jelas karena tidak ada penjelasan otoritatif, dikhawatirkan masyarakat nanti malah tidak bersedia divaksin. Itu akan menimbulkan persoalan sendiri,” bebernya.

"Wajar kalau sekarang kita dorong BPOM segera menjelaskan EUA vaksin ini. Dengan begitu, ada waktu yang cukup untuk mensosialisasikannya ke masyarakat,” tegasnya lagi.

Saleh juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sungkan mencari informasi. Tapi, harus mencari dan mendapatkan sumber informasi yang valid dan bisa dipercaya.

“Jangan percaya kepada berita-berita hoax yang belakangan banyak beredar. Jika menemukan informasi yang meragukan, sebaiknya hubungi petugas medis atau dinas kesehatan yang ada,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya