Berita

Uskup Agung Tadeusz Kondrusiewicz melakukan kebaktian pada Malam Natal di katedral di Minsk, Belarusia 24 Desember 2020/Net

Dunia

Paus Fransiskus Restui Pengunduran Diri Uskup Agung Belarusia Yang Pernah Bikin Marah Lukashenko

SENIN, 04 JANUARI 2021 | 10:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala Gereja Katolik di Belarus, Uskup Agung Tadeusz Kondrusiewicz, mengajukan pengunduran dirinya, setelah ia menghabiskan waktu di pengasingan. Paus Fransiskus telah mengabulkan pengunduran diri itu pada Minggu (3/1).

Kondrusiewicz, 75 tahun, telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Paus. Sangat tidak biasa bagi Paus untuk menerima pengunduran diri seorang uskup dalam waktu yang begitu cepat, dan tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-75. Terlebih lagi mengumumkannya pada hari Minggu, menurut laporan Reuters.

Cepatnya proses penerimaan pengunduran diri itu menunjukkan kemungkinan bahwa kesepakatan kedua belah pihak ditemukan dalam negosiasi antara Vatikan dan pemerintah Belarus, untuk memenangkan kembalinya Kondrusiewicz dari pengasingan pada Desember, kata sumber diplomatik di Roma.


Uskup biasanya ditahan selama berbulan-bulan dan terkadang bertahun-tahun setelah mereka secara resmi menyerahkan surat pengunduran diri mereka, khususnya di wilayah konflik atau dalam posisi yang sulit, sampai penggantinya resmi ditunjuk.

Kondrusiewicz pada tahun lalu telah membuat marah Presiden Alexandr Lukashenko karena membela hak-hak pengunjuk rasa anti-pemerintah. Kondrusiewicz dianggap membela kelompok yang menyerukan pengunduran diri presiden segera setelah pemilihan yang disengketakan pada 9 Agustus.

Vatikan yang mengumumkan pengunduran diri tersebut mengatakan bahwa seorang uskup pembantu Keuskupan Pinsk di Belarus bagian barat, Kazimierz Wielikosielec, akan bertindak sebagai Administrator Apostolik sampai seorang uskup agung baru diangkat di Minsk.

Uskup agung Kondrusiewicz ditolak masuk ke Belarus pada bulan yang sama sekembalinya dari sebuah upacara di negara tetangga Polandia.

Hal itu menyebabkan ketegangan antara Gereja dan pemerintah. Vatikan mengirim utusan khusus untuk bernegosiasi atas nama Kondrusiewicz, dengan para diplomat bekerja selama hampir lima bulan untuk mengamankan kepulangannya

Kondrusiewicz kembali ke Belarus pada 24 Desember, ketika komunitas Kristen merayakan Malam Natal.

Orang Belarusia sangat menganut agama Kristen Ortodoks, tetapi negara itu memiliki minoritas Katolik yang kecil, yang menjalankan ritus Romawi yang umum di Polandia atau ritus Timur yang ditemukan di negara tetangga Ukraina.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya