Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Cendekiawan Muslim Internasional Serukan Boikot Israel: Jangan Beli Atau Jual Barang Mereka!

SENIN, 04 JANUARI 2021 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional menyerukan boikot massal terhadap Israel sampai mereka menarik diri dari semua wilayah yang saat ini di bawah pendudukannya.

Pernyataan dari lembaga Islam tersebut ditandatangani oleh Presiden Ahmed er-Raysuni dan Sekretaris Jenderal Ali al-Qaradaghi, dan dipublikasikan di halaman Facebook resminya pada Minggu (3/1) waktu setempat.

"Kami menyerukan untuk memboikot negara Israel, yang saat ini menduduki Masjid Al-Aqsa, menyerang saudara dan saudari kita di Dataran Tinggi Golan di Suriah dan di Palestina, serta menghancurkan tanah dan rumah mereka," bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Minggu (3/1).


Rilis resmi tersebut mengatakan bahwa melawan pendudukan dengan cara yang sah dan mengusir penjajah adalah kewajiban moral menurut Islam, serta diakui oleh hukum internasional dan resolusi PBB.

Menggarisbawahi bahwa pendudukan adalah situasi sementara, dan karenanya tidak memungkinkan penyitaan properti pribadi, pernyataan itu mengatakan: "Mereka yang membeli atau memasarkan barang penjajah diakui sebagai orang berdosa yang bersekongkol dalam kejahatan ini."

"Karena itu, kami menyerukan kepada semua Muslim untuk boikot ekonomi massal terhadap Israel sampai mereka menarik diri dari semua wilayah pendudukan," bunyi pernyataan tersebut.

Sementara di lain pihak, Mesir dan Yordania sudah mengakui Israel, disusul UEA, Bahrain, Sudan dan Maroko yang menormalisasi hubungan mereka dengan negara Yahudi itu pada 2020.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya