Berita

Ekonom senior, Faisal Basri/Net

Politik

Faisal Basri: Jangan Nunggu Vaksin Melulu, Fokus Juga Pada Testing Dan Tracing!

MINGGU, 03 JANUARI 2021 | 13:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah seharusnya tidak boleh hanya mengandalkan vaksin Covid-19 datang. Tapi juga harus fokus pada testing dan tracing untuk memutus mata rantai sebaran.

“Nah ini yang harus kita selesaikan keroyok. Jangan nunggu vaksin melulu,” tegas ekonom senior, Faisal Basri saat diskusi virtual economic outlook KAHMIPreneur dengan tema ‘Vaksin Untuk Kebangkitan Pariwisata Indonesia’, Minggu (3/1).

Dia meminta agar seluruh masyarakat tidak menyerah dengan Covid-19, mengingat Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi baru akan selesai tiga setengah tahun.


“Jadi jangan kita myerah, jadi memurut saya ayo deh betul-betul (lakukan testing dan tracing). Belum lagi datanya direkayasa gitu ya,” imbuhnya.

Faisal menduga, banyak data kematian akibat Covid-19 yang direkayasa. Hal itu didasari lantaran banyaknya orang yang meninggal setiap harinya, namun data pemerintah menyebutkan kematian akibat Covid-19 rendah.

“Angka kematian rendah, cuman 200 padahal di satu kuburan aja 50 setiap hari. Sekarang kuburan enggak sanggup lagi. Kuburan aja enggak sanggup apalagi dokter kan? Coba bisa anda bayangkan,” katanya.

“Yuk kita fokuskan di testing dan contact tracing, sehingga kita bisa siapkan semua fasilitas, gelanggang olahraga, segala macam kita siapkan,” demikian Faisal Basri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya