Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (tengah)/Net

Politik

Berduka Atas Wafatnya Prof. Muladi, Ketua DPD RI: Selamat Jalan Bapak Hukum Indonesia

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 16:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti turut berduka atas wafatnya mantan Menteri Kehakiman (sekarang Menkum HAM), Prof. Muladi. LaNyalla menyebut Indonesia kehilangan salah seorang begawan hukum.

"Kabar duka datang di akhir tahun. Indonesia kehilangan salah seorang begawan hukumnya, Prof. Muladi yang wafat tadi pagi. Saya AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Ketua DPD RI mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya," ujar LaNyalla, Kamis (31/12).

Prof. Muladi meninggal dunia pagi ini pukul 06.45 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, setelah dirawat sejak pertengahan Desember 2020 akibat terinfeksi virus corona (Covid-19). LaNyalla menyebut, banyak jasa-jasa Prof. Muladi bagi negara.


"Prof. Muladi merupakan sosok yang visioner. Beliau salah satu tokoh di bidang hukum yang membidani RUU KUHP. Cita-cita beliau agar sistem hukum di Indonesia bisa sesuai dengan perkembangan zaman," tutur senator asal Dapil Jawa Timur itu.

LaNyalla menyebut, tidak ada yang bisa menggantikan sosok Prof. Muladi. Meski begitu dia berharap agar generasi muda Indonesia, khususnya yang memiliki latar belakang hukum, mengikuti jejak mantan Mensesneg di Kabinet Reformasi Pembangunan itu.

"Jasa-jasa Prof. Muladi akan kita kenang selalu. Semoga akan lahir para pejuang hukum yang mengikuti teladan Prof. Muladi," kata LaNyalla.

Prof. Muladi yang wafat di usia 77 tahun tersebut juga dikenal sebagai seorang pejuang HAM. Dia pernah menjadi anggota Komnas HAM hingga Rektor Universitas Diponegoro. LaNyalla pun berharap agar keluarga Prof. Muladi diberi ketabahan.

"Semoga segala amal ibadah dan iman Prof. Muladi diterima Allah SWT dan Sang Maha Pencipta memberi tempat di sisi-Nya," ucap mantan Ketum PSSI itu.

"Selamat jalan Bapak Hukum Indonesia. Jejak perjuanganmu tidak akan dilupakan. Semoga husnul khotimah," tutup LaNyalla menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya