Berita

Taiwan batalkan sejumlah pertunjukan Malam Tahun Baru/Net

Dunia

Terpapar Varian Baru Virus Corona, Taiwan Batalkan Pertunjukan Malam Tahun Baru

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 13:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan melaporkan kasus pertama terkait dengan varian baru virus corona yang diidentifikasi pertama kali di Inggris.

Pada Rabu (30/12), Taiwan melaporkan adanya kasus transmisi domestik pertamanya sejak April, dengan kasus pertama varian baru virus corona. Saat ini kedua orang tersebut telah diisolasi di rumah sakit.

Seiring dengan penemuan kasus tersebut, pemerintah membatasi acara Malam Tahun Baru untuk mencegah adanya penyebaran virus.


Dilaporkan Reuters, kota-kota besar di Taiwan, seperti Kaohsiung, Tainan, Taichung, Taoyuan, Chiayi, dan Keelung telah membatalkan acara publik pada Malam Tahun Baru, seperti pertunjukan kembang api. Otoritas juga meminta warga untuk menikmati pertunjukan kembang api secara virtual.

Sementara itu, pemerintah kota Taipei pada Kamis (31/12) menyatakan warga masih dapat menonton pertunjukan secara langsung, di mana puncak kembang api akan dinyatakan di luar gedung Taipei 101.

Meski begitu, pihak penyelenggara akan membatasi kehadiran warga menjadi 40 ribu, dari rencana 80 ribu. Warga juga harus mendaftarkan diri terlebih dulu, serta memakai masker.

Walikota Taipei Ko Wen-je mengatakan Taiwan tidak memiliki transmisi komunitas dan semua tindakan pencegahan yang benar telah diambil, sehingga pihaknya dapat menggelar pertunjukan secara langsung.

"Jangan dikalahkan oleh ketakutan irasional," ujarnya.

Selain itu, upacara pengibaran bendera Hari Tahun Baru di kantor kepresidenan juga akan dibatasi hanya untuk pejabat dan tau undangan.

Taiwan sendiri menjadi salah satu dari sedikit wilayah yang berhasil menangani pandemi Covid-19. Sejauh ini Taiwan sudah melaporkan 800 kasus infeksi dengan tujuh kematian.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya