Berita

Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung/Net

Politik

DPR Apresiasi Pemerintah Larang Penggunaan Barang Impor Untuk Proyek Properti

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 10:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pimpinan Komisi VI DPR RI mendukung kebijakan pemerintah melarang penggunaan barang impor untuk semua proyek properti mulai tahun 2021.

"Kami menyambut baik kebijakan tersebut. Kami harapkan ini bisa disambut oleh pelaku usaha nasional untuk meningkatkan komponen dalam negeri dalam sektor properti dan konstruksi," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung, Kamis (31/12).

Secara khusus, Martin mengapresiasi kebijakan yang ditetapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono tersebut.


Namun, pemerintah juga harus membuat skema-skema pendukung kebijakan tersebut agar tidak hanya menjadi wacana. Salah satunya dengan cara membantu industri-industri yang memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan proyek properti nasional.

"Di masa pandemi Covid-19 saat ini banyak industri kecil dan menengah kita yang terdampak. Itu harus dibantu untuk terlibat dalam kebijakan ini. Sehingga target untuk pemulihan ekonomi kedepan sesuai target,” tambahnya.

Martin juga mengingatkan para pelaku usaha dalam negeri untuk memanfaatkan kebijakan ini sebaik mungkin. Dia berpesan agar pelaku, khususnya di bidang bahan baku proyek properti meningkatkan kwalitas dan kwantitas industrinya, sesuai kebutuhan dan juga aturan yang berlaku.

"Karena kebijakan ini juga menjadi gerbang masuk perusahan asing untuk membangun industri di negara ini, dengan syarat-syarat yang telah ditentukan. Jadi jangan sampai pelaku usaha terlena juga. Justru ini harus dijadikan momentum," tambahnya.

Ketua DPP Partai Nasdem ini juga mengingatkan agar kementerian yang berkaitan bersinergi melengkapi kebijakan tersebut, sehingga tidak menjadi 'angin surga' bagi pelaku usaha nasional.

"Jangan ada ego sektoral. Setiap kementerian dan lembaga harus bersinergi," terangnya.

Terakhir, anggota dewan dari daerah pemilihan Sumatera Utara II ini juga meminta pemerintah untuk membuat aturan yang jelas.

"Jika kebijakan itu dilanggar, sanksinya harus jelas," pungkas Martin

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melarang penggunaan barang impor untuk semua proyek properti dan konstruksi mulai 2021. Pelarangan ini demi upaya pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, pembangunan properti dan konstruksi wajib menggunakan produk lokal.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya