Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Virus Corona Jenis Inggris Meluas Di AS, California Melaporkan Dua Orang Terinfeksi

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 10:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Varian baru virus corona mulai merambah ke California. Pada Rabu (30/12) otoritas setempat mengumumkan kasus kedua yang dikonfirmasi, memberi sinyal kuat bahwa infeksi tersebut telah menyebar lebih luas di Amerika Serikat.

Gubernur California Gavin Newsom mengumumkan penemuan kasus tersebut terjadi di California Selatan. Dia telah melakukan percakapan online dengan kepala Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, Anthony Fauci.

“Saya berpikir bahwa ini adalah sesuatu yang tidak diharapkan orang California," kata Fauci, seperti dikutip dari USA Today, Rabu (30/12).


Newsom belum memerinci tentang orang yang terinfeksi itu. Namun, pejabat San Diego County pada hari Rabu mengatakan orang itu adalah pria lokal berusia 30-an yang tidak memiliki riwayat perjalanan. Mereka yakin ada kasus lain dari varian di wilayah tersebut yang belum terdeteksi.

Pengumuman itu datang satu hari setelah kasus pertama varian baru virus corona muncul di Colorado Colorado. Orang itu disebut sebagai Pengawal Nasional Colorado yang telah dikirim untuk membantu di panti jompo yang berjuang melawan wabah. Dikhawatirkan ia telah menulari yang lainnya juga dan pemeriksaan sedang berlanjut.  

Munculnya kasus-kasus varian baru virus corona di beberapa negara bagian di AS memicu sejumlah pertanyaan tentang bagaimana virus versi Inggris itu tiba di AS.

Para ahli mengkhawatirkan bahwa virus jenis Inggris itu telah meluas di AS dan sudah saatnya segera melakukan tindakan yang jauh lebih cepat lagi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya