Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Perawat Di California Malah Terinfeksi Covid-19 Setelah Divaksin, Ini Penjelasan Ahli Medis

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 09:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ahli medis dari San Diego menanggapi kasus seorang perawat di California yang dinyatakan positif Covid-19 justru setelah ia menerima vaksin Pfizer Inc.  Menurutnya, tubuh memang membutuhkan lebih banyak waktu untuk membangun perlindungan.

Ahli medis itu, Christian Ramers, spesialis penyakit menular dari Pusat Kesehatan Keluarga San Diego, mengatakan peristiwa itu memang tidak terduga.

"Kami tahu dari uji klinis vaksin bahwa akan memakan waktu sekitar 10 hingga 14 hari bagi Anda untuk mulai mengembangkan perlindungan dari vaksin," kata Ramers, seperti dikutip dari Reuters.


"Kami memperkirakan bahwa dosis pertama vaksin akan memberi Anda perlindungan sekitar 50 persen. Anda membutuhkan dosis kedua untuk mencapainya menjadi  95 persen," tambah Ramers.

Seorang perawat di California Matthew W (45 tahun) dinyatakan positif terinfeksi virus corona lebih dari seminggu setelah dirinya menerima suntikan vaksin buatan Pfizer Inc. Dia mengatakan dalam sebuah postingan di Facebook, setelah disuntik lengannya sakit selama sehari, tetapi dia tidak menderita efek samping lainnya, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (30/12).

Enam hari kemudian, tepatnya pada Malam Natal, Matthew jatuh sakit setelah bekerja shift di unit Covid-19. Dia merasakan tubuhnya menggigil dan kondisinya semakin memburuk dengan nyeri otot dan kelelahan.

Christian Ramers, spesialis penyakit menular dari Pusat Kesehatan Keluarga San Diego, mengatakan kepada afiliasi ABC News bahwa peristiwa tersebut menjadi skenario yang tidak terduga.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya