Berita

Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

Sambut Era Pasca-Covid, Menlu Wang Yi Safari Ke Lima Negara Afrika

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri China Wang Yi dijadwalkan untuk melakukan tur Afrika pada tahun depan. Dengan begitu, Afrika menjadi tujuan pertama China berturut-turut selama 30 tahun terakhir.

Mengonfirmasi kabar tersebut, jurubicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menagtakan, Wang Yi akan melakukan perjalanan ke lima negara Afrika dari 4 hingga 9 Januari.

Lima negara yang dimaksud adalah Nigeria, Republik Demokratik Kongo, Botswana, Tanzania, dan Seychelles.


"Sejak 1991, Afrika sudah menjadi tujuan kunjungan luar negeri pertama menteri luar negeri China setiap tahun," kata Wang Wenbin dalam konfrensi pers pada Rabu (30/12), Newsweek.

"Kunjungan Anggota Dewan Negara dan Menteri Luar Negeri Wang Yi kali ini merupakan kelanjutan dari tradisi yang baik ini, yang menunjukkan betapa pentingnya Afrika dalam hubungan dengan China," lanjut dia.

Wang Wenbin menuturkan, kunjungan Wang Yi ditujukan untuk menyoroti kerja sama antara China dan Afrika untuk memerangi pandemi virus corona.

"Sejak wabah Covid-19, China dan Afrika telah bekerja dalam solildaritas untuk emerangi epidemi, bukti persaudaraan kami," jelas Wang Wenbin.

"Kunjungan ini juga menunjukkan ketulusan dan tekad China dalam memperdalam hubungan persahabatan dengan negara-negara Afrika di era pasca Covid," imbuhnya.

Sejak pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, virus corona sudah menginfeksi lebih dari 82 juta orang di seluruh dunia, dengan 1,8 juta di antaranya meninggal dunia.

China sendiri mengalami pemulihan yang relatif lebih cepat. Afrika pun bernasib relatif lebih baik dengan tidak adanya lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan, kecuali di Afrika Selatan.

Dengan situasi  yang lebih baik, Wang Wenbin mengatakan China dan Afrika akan memasuka era pasca-Covid.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya