Berita

Personil keamanan berjaga di pintu bandara Belanda/Net

Dunia

Pandemi, Belanda Kerahkan Personel Militer Bantu Perawatan Pasien Panti Jompo

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 14:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Belanda akan mengerahkan personel militer untuk membantu tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas perawatan dan panti jompo mulai Rabu (30/12) waktu setempat.

Para personel militer itu akan diperbantukan di tiga wilayah Belanda, yaitu Groningen, Twente, dan Noord en Oost-Gelderland. Di mana dalam surat mendesak kepada kabinet, ketiga daerah tersebut mengatakan sedang mengalami tekanan akibat virus corona. Mereka memperingatkan untuk 'skenario kasus terburuk', di mana tingkat perawatan minimum tidak dapat lagi diberikan.

Menteri Kehakiman dan Keamanan Ferd Grapperhaus mengumumkan bahwa saat ini telah ada sekitar seribu pegawai militer yang akan ikut membantu pekerja perawatan di seluruh Belanda.


"Mereka dapat disebarkan setidaknya hingga Februari. Ini tentang bantuan di semua tingkatan," kata Grapperhaus, seperti dikutip dari NL Times, Rabu (30/12).

"Kementerian Pertahanan bisa mengirim dokter atau perawat, misalnya. Tapi juga tentara yang bisa melakukan pekerjaan yang bisa membantu dokter dan perawat. Seperti mengantarkan makanan atau melakukan wawancara awal dengan orang-orang," lanjutnya.

Meskipun demikian, dia menekankan bahwa tentara hanya dapat digunakan sebagai upaya terakhir. Misalnya, jika tidak ada lagi bantuan dari Palang Merah atau brigade pemadam kebakaran.

Pada Minggu (27/12), provinsi Groningen dan Twente meminta bantuan militer yang mendesak melalui surat ke berbagai kementerian. Wilayah Noord en Oost-Gelderland juga telah mengajukan permintaan serupa. Ketiga wilayah tersebut telah menarik perhatian pada masalah mendesak di panti jompo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya