Berita

Perdana Menteri Mette Frederiksen/Net

Dunia

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Denmark Perpanjang Penguncian Ketat Hingga 17 Januari 2021

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 12:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam upayanya menahan laju penyebaran virus corona, pemerintah Denmark telah memutuskan untuk memperpanjang penguncian ketat selama dua minggu, dan akan berlaku hingga 17 Januari 2021.

Perdana Menteri Mette Frederiksen dalam pernyataannya mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil menyusul lonjakan drastis infeksi baru yang terjadi selama sebulan terakhir di negara itu.

“Situasi mengenai tingkat infeksi, rawat inap dan kematian sekarang bahkan lebih serius daripada di musim semi,” kata Frederiksen pada jumpa pers, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (30/12).


"Perpanjangan dari pembatasan di seluruh negeri yang diumumkan pada 16 Desember akan membuat sekolah, pusat perbelanjaan, restoran, bar dan toko tidak penting lainnya tutup," lanjut Frederiksen.

Negara Nordik itu relatif berhasil melewati pandemi hingga Desember, ketika jumlah infeksi baru meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Skenario yang kami takuti di musim semi akan menjadi kenyataan dalam beberapa minggu dan bulan mendatang jika kami tidak bertindak sekarang,” kata Frederiksen.

Denmark pada Selasa (29/12) melaporkan 2.621 kasus baru di antara populasinya yang berjumlah 5,8 juta selama 24 jam terakhir, sementara jumlah rawat inap baru naik 28 ke rekor 900, mendekati kapasitas maksimum bangsal Covid-19.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya