Berita

Uji klinis fase 1 Coviran yang dimulai pada Selasa, 29 Desember 2020/Net

Dunia

Iran Mulai Uji Klinis Fase 1 Pada Manusia Untuk Vaksin Buatan Dalam Negeri

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 11:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran memulai uji klinis pertama pada manusia untuk vaksin Covid-19 yang dikembangkan di dalam negeri.

Vaksin tersebut dikembangkan oleh satu anak perusahaan farmasi milik negara Barekat, Shifa Pharmed. Uji klinis fase 1 sendiri dimulai pada Selasa (29/12).

Totalnya ada 56 sukarelawan yang terdaftar untuk uji klinis fase 1. Mereka akan mendapatkan dua suntikan vaksin Iran dalam kurun waktu dua pekan.


Manajer uji klinis Hamed Hosseini mengatakan, hasil pengujian akan diumumkan seitar sebulan setelah suntikan kedua.

Dilaporkan Associated Press, tiga sukarelawan yang menerima suntikan pertama dalam sebuah upacara di sebuah hotel di Teheran. Sejauh ini, belum ada sukarelawan yang mengalami efek samping seperti demam atau kejang.

"Saya senang proses ilmiah ini berjalan dengan baik. Saya berharap kesimpulannya akan sehat bagi rakyat kita," ujar Tayebeh Mokhber yang menjadi salah seorang sukarelawan.

Vaksin yang dikembangkan oleh Iran bernama Coviran. Itu adalah vaksin tidak aktif, artinya dibuat dari virus corona yang telah dilemahkan atau dibunuh oleh bahan kimia, mirip dengan pembuatan imunisasi polio.

Metode tersebut berbeda dengan sejumlah vaksin buatan Barat seperti Pfizer-BioNTech. Mereka menggunakan teknologi yang lebih baru, mRNA.

Iran sendiri berharap dapat mendistribusikan Coviran pada akhir musim semi 2021.

Meski begitu, Presiden Hassan Rouhani mengatakan Iran akan bekerja sama dengan negara lain untuk menghasilkan vaksin lain.

Sejauh ini Iran sudah mengonfirmasi lebih dari 1,2 juta kasus Covid-19 dengan hampir 55 ribu kematian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya