Berita

Seorang aktivis di Honduras tewas dibunuh/Net

Dunia

Aktivis Honduras Tewas Dibunuh Di Hadapan Keluarga Oleh Sekelompok Pria Bertopeng

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 10:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah pria bertopeng dengan senjata dan parang dilaporkan telah membunuh seorang aktivis lingkungan Honduras di hadapan keluarganya sendiri.

Aktis yang dinyatakan meninggal pada Sabtu malam (26/12) itu adalah Felix Vasquez. Ia diserang di desa El Ocotal, Honduras tengah.

Pihak berenang menyebut saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas pembunuhan tersebut.


"Otoritas polisi segera memutuskan untuk memulai penyelidikan terkait, kami berharap mendapatkan jawaban segera," ujar petugas polisi Kevin Hernandez, seperti dikutip Reuters, Selasa (29/12).

Vanquez merupakan anggota komunitas adat Lenca yang tinggal di wilayah pegunungan dekat perbatasan dengan El Salvador. Ia bermaksud mencalonkan diri sebagai anggota partai oposisi LIBRE pada 2021.

Menurut Koalisi Menentang Impunitas (CCI), Vanquez telah mengajukan pengaduan ke otoritas nasional sejak 2017 atas dugaan penganiayaan politik.

"Negara bertanggung jawab langsung atas pembunuhannya karena lalai dalam menghadapi risiko serius yang disadari," kata CCI.

Pembunuhan Vasquez terjadi empat tahun setelah pembunuhan aktivis asli Lenca, Berta Caceres, seorang veteran pembela hak tanah yang memimpin pertempuran melawan bendungan besar di tanah leluhur sebelum dia ditembak mati di rumahnya.

Honduras adalah salah satu negara paling berbahaya di dunia bagi para aktivis, dengan 14 pembela tanah dan lingkungan tewas tahun lalu, meningkat dari empat orang pada 2018.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya