Berita

Musyawarah Wilayah (Muswil) PKS se-Indonesia/Ist

Politik

Ahmad Syaikhu: 2024 Harus Jadi Momentum Kemenangan PKS

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 15:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Optimisme tinggi disampaikan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu dalam Pemilu 2024 mendatang.

Bahkan menurut presiden PKS periode 2020-2025 ini, tahun 2024 adalah momentum kemenangan bagi PKS.

"Kepada seluruh keluarga besar PKS, saya tegaskan bahwa tahun 2024 mendatang adalah momentum kemenangan kita," tegas Syaikhu dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) se-Indonesia yang dilakukan serentak secara virtual di Kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (27/12).


Menurut Syaikhu, harapan masyarakat terhadap PKS sangat besar mengingat satu-satunya partai yang bersikap oposisi secara jelas. Terlebih berdasarkan hasil survei, sekitar 52,5 persen masyarakat tidak puas dengan kinerja satu tahun pemerintahan Jokowi-Maruf.

"Ini peluang bagi PKS. Kita harus memastikan suara rakyat yang tidak puas tersebut berlabuh kepada kita," ujar Syaikhu.

Syaikhu menambahkan, hal tersebut juga merupakan momentum menjadikan PKS sebagai partai yang semakin besar, dicintai, dan mendapatkan kepercayaan publik secara luas.

"Dengan kerja keras bersama, Insya Allah tahun 2024 adalah momentum kemenangan bagi PKS. Apakah saudara-saudara siap menyongsong kemenangan di 2024?" tanya Syaikhu dan dijawan 'siap' oleh peserta Muswil.

PKS sendiri telah menargetkan capaian pemilihan legislatif nasional tahun 2024 minimal 15 persen. PKS juga mendorong kader sebagai calon presiden atau calon wakil presiden di Pilpres 2024.

"Ini bukanlah sesuatu yang ringan, tetapi bukan juga mustahil untuk dicapai. Saya minta kepada seluruh pengurus baik di pusat, wilayah dan daerah menjadikan amanat ini sebagai acuan dan pedoman dalam merumuskan program kerja," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya