Berita

Presidium KAMI, Din Syamsuddin/Net

Politik

Din Syamsuddin Minta Polisi Ungkap Aktor Intelektual Di Balik Ledakan Kantor KAMI

KAMIS, 24 DESEMBER 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peristiwa ledakan di depan Kantor Sekretariat Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) di Jalan Kusuma Atmaja, Menteng, Jakarta Pusat, sempat mengagetkan penghuni kantor KAMI dan warga perumahan sekitar.

Sekalipun tidak menimbulkan kerusakan dan korban jiwa, Presidium KAMI, Din Syamsuddin menilai ledakan kecil tersebut sebagai gangguan atau ancaman.

Karena itu, Din Syamsuddin berharap agar pihak kepolisian mampu melakukan investigasi intensif dan mengusut tuntas terkait insiden di depan kantor KAMI.


"Mendukung Polri melakukan investigasi intensif dan menemukan pelaku serta aktor intelektual di belakangnya," kata Din Syamsuddin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (24/12).

Meski demikian, mantan ketua umum PP Muhammadiyah ini menegaskan bahwa pihaknya tidak merasa takut atas upaya teror terhadap KAMI.
 
"Dengan kejadian itu KAMI tidak akan mengendurkan semangat juang untuk menegakkan kebenaran dan keadilan, serta menyelamatkan Indonesia dari berbagai kerusakan," demikian Din Syamsuddin. 

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya