Berita

Peneliti senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Dr. Aviliani/Net

Bisnis

Peneliti Indef: Kolaborasi Gojek Dan Bank Jago Bakal Menguntungkan Konsumen

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 12:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keputusan Gojek untuk berinvestasi di bank berbasis teknologi, Bank Jago terus menuai dukungan positif dari publik luas.

Ekonom dan peneliti senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Dr. Aviliani dalam hal ini menilai sinergi keduanya akan menguntungkan konsumen ke depannya.

"Bagi konsumen, kolaborasi ini bermanfaat. Gojek sudah memiliki ekosistem yang bagus. Mereka punya database merchant yang terkoordinir baik, yang dapat menjadikannya acuan untuk memudahkan pengucuran kredit," kata dia saat dihubungi, Selasa (22/12).


Aviliani menegaskan acuan pemberian bunga bank itu sejatinya karena mempertimbangkan faktor risiko.

Karena database yang bagus dari Gojek ini, maka dia melihat hal itu akan sangat membantu dalam membaca faktor risiko tersebut. Jadi, sistem Gojek secara tidak langsung melakukan pemeringkatan kredit bagi nasabah.

"Nasabah dalam hal ini bisa memperoleh dana lebih mudah dengan suku bunga yang lebih rendah, karena cashflow mereka dapat terbaca di sistem Gojek," tandasnya.  

Lebih lanjut Aviliani melihat bahwa Bank Jago sangat diuntungkan dalam kerja sama ini. Bank Jago dalam hal ini tidak perlu kesulitan mencari nasabah, baik konsumen maupun pengusaha atau UMKM, karena dapat mengandalkan database dari Gojek mengingat database itu mencakup perorangan maupun merchant yang dapat dijadikan dasar untuk mengukur kemampuan finansialnya.

Kemitraan Gojek dan Bang Jago memang akan berujung pada layanan perbankan digital bagi UMKM dan berbagai lapisan masyarakat Indonesia, yakni layanan perbankan digital melalui platform Gojek. Jutaan pelanggan Gojek nantinya dapat membuka rekening Bank Jago dan mengelola keuangan lebih mudah lewat aplikasi.
                    
Selain itu, kolaborasi ini memungkinkan kegiatan transaksi nasabah tetap dilakukan meskipun tanpa kehadiran fisik bank tersebut karena adanya sistem elektronik yang memfasilitasinya. Alhasil bank digital akan menghadirkan pengalaman layanan keuangan yang lebih mudah dan nyaman.

Gojek dalam hal ini dilihat dia telah memiliki kesiapan infrastruktur sistem dan ekosistem digital yang bisa dimanfaatkan oleh Bank Jago.

"Konsumen itu makin lama makin malas. Jadi maunya punya bank di situ dan dapat bertransaksi langsung di situ. Selain itu, orang kini semakin enggan mengobral data. Kolaborasi ini memudahkan nasabah memperoleh akses kredit dan sebaliknya, bank juga mudah dalam mencari nasabah," tukasnya.

Namun demikian, Aviliani mengingatkan agar masing-masing perusahaan tetap memprioritaskan keamanan data pribadi konsumennya. Meskipun legal digunakan, dia menghimbau agar kerahasiaan data pribadi konsumen harus tetap dijaga.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya