Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

Harga Telur Meroket, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Segera Bertindak, Kasihan Masyarakat

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 12:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Harga telur ayam di pasar melonjak jelang akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021. Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah bertindak cepat mengatasi harga telur ayam yang terus merangkak naik itu.

"Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan harus segera menekan harga telur ayam yang melonjak. Kasihan masyarakat jika kenaikan harga telur ayam tidak segera ditangani," ujar LaNyalla saat reses di Jawa Timur, Selasa (22/12).

Menurut Asosiasi Peternak Layer Nasional, ada beberapa hal yang menyebabkan harga telur ayam naik. Mulai dari konsumsi yang semakin meningkat di tengah pandemi Covid-19 hingga kenaikan harga ayam petelur dan barang baku impor untuk ternak.


"Permasalahan ini harus segera diatasi, karena yang dirugikan pastinya masyarakat," ucap LaNyalla.

Per hari ini, harga telur ayam berkisar Rp 30 ribu per kilogram. Bahkan ada yang mencapai Rp 40 ribu lebih untuk wilayah luar Pulau Jawa. LaNyalla menyebut, melonjaknya harga telur ayam tersebut sangat membebani masyarakat.

"Apalagi di tengah pandemi yang sangat berdampak terhadap ekonomi warga. Agak ironis harga telur ayam hampir menyamai harga satu ekor ayam," tuturnya.

LaNyalla juga meminta pihak berwajib bersama jajaran terkait untuk memeriksa ada tidaknya permainan tengkulak atas meroketnya harga telur ayam.

"Jangan sampai ada yang bermain saat masyarakat sedang kesulitan seperti saat ini. Harus ditindak tegas apabila ditemukan pelaku-pelaku kejahatan di balik melonjaknya telur ayam," kata LaNyalla.

"Sekali lagi saya meminta, Kementan dan Kemendag untuk segera menyikapi agar harga telur ayam bisa kembali normal," sambung senator asal Dapil Jawa Timur itu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya