Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Setelah Hapus Sudan Dari Daftar Negara Sponsor Teroris, AS Kirim Pasokan Gandum Dan Bantuan Keuangan

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 09:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pejabat menteri keuangan dan perencanaan ekonomi Sudan mengumumkan kabar baik pasca negara itu resmi dicoret dari daftar hitam Washington sebagai negara sponsor terorisme, Senin (14/12).

Ia mengatakan bahwa Amerika Serikat telah berkomitmen untuk memberikan dukungan terhadap produk gandum dan komoditas lainnya selama empat tahun ke depan, serta  memberikan keringanan hutang kepada mereka.

“Pemerintah AS telah berkomitmen untuk menyediakan lebih dari 1 miliar dolar AS yang akan mendukung Sudan dalam perjalanannya menuju keringanan utang. Ini sebagai tambahan untuk dukungan dalam bentuk natura yang mencakup penyediaan gandum dan komoditas lainnya selama empat tahun,” kata Hiba Ahmed Ali, seperti dikutip dari Memo, Senin (14/12).


Dia juga mengatakan Bank Ekspor-Impor AS akan memberikan jaminan kepada investor Amerika dari sektor swasta hingga satu 1 miliar dolar AS. Selain itu dia juga mengatakan bahwa delegasi eksekutif dari 10 perusahaan pertanian terbesar Amerika akan segera mengunjungi Sudan, diikuti oleh delegasi dari sektor lain.

Dalam beberapa bulan terakhir, Sudan telah menerima kunjungan dari dua eksekutif perusahaan raksasa AS, General Electric dan Boeing.

Kehadiran Sudan dalam daftar hitam Wasington telah memutusnya dari bantuan keuangan yang sangat dibutuhkan dan investasi asing di tengah krisis ekonomi yang ditandai dengan kekurangan gandum dan bahan bakar.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya