Berita

Presiden Palestina Mahmoud Abbas/Net

Dunia

Palestina Minta Negara-negara Arab Tidak Mengkritik Keputusan Normalisasi Maroko-Israel

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 09:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Palestina memutuskan untuk tidak mengkritik Maroko dan negara-negara Arab lainnya karena menormalisasi hubungan dengan Israel. Mereka juga menginstruksikan gerakan pembebasan Fatah dan Organisasi Pembebasan Palestina untuk melakukan hal serupa.

Kepresidenan Palestina, media, dan diplomasi juga menahan diri untuk tidak memberikan komentar tentang dimulainya kembali hubungan Maroko dengan Israel pada hari Kamis (10/12) lalu, menurut sumber yang dikutip oleh outlet berita Alarabi Al Jadeed.

Menurut sumber yang sama, perintah itu muncul dari kantor Presiden Palestina Mahmoud Abbas, mencatat bahwa instruksi tersebut tidak hanya menyangkut kementerian luar negeri, Fatah, PLO, dan komunikasi standar media negara, tetapi juga blog mereka, Twitter, dan media sosial lainnya, seperti dikutip dari Morocco News, Selasa (15/12).


Seorang pejabat Fatah mengatakan kepada outlet berita Arab bahwa mereka menerima perintah dan instruksi untuk tidak mengomentari normalisasi Maroko dengan Israel atau mengkritik negara Arab mana pun yang menjalin hubungan diplomatik dengan negara Yahudi tersebut.

Sumber itu mengatakan Fatah tidak mengerti mengapa presiden membuat keputusan tersebut, tetapi mereka menerima dan mengikuti instruksi.

Banyak orang Arab telah menyatakan frustrasi dengan perjanjian tersebut, dengan alasan bahwa Maroko meninggalkan perjuangan Palestina.

Di sisi lain, para pemimpin dunia dari Bahrain, Mesir, Omar, UEA, dan sejumlah negara Barat menyambut baik dimulainya kembali hubungan Maroko dengan Israel.

Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa menyambut baik langkah tersebut pada hari Kamis, dengan mengatakan keputusan itu akan mendukung "peluang untuk mencapai perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di kawasan."

Dukungan juga datang dari putra mahkota UEA dengan mengatakan bahwa langkah-langkah positif akan mengkonsolidasikan “pencarian bersama untuk stabilitas, kemakmuran, dan perdamaian di kawasan.”

Sementara Dominic Raab, Menteri Luar Negeri Inggris, menyebut pengumuman itu sebagai "langkah positif bagi dua mitra Inggris yang berharga."

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric mengatakan pada hari Jumat (11/12) bahwa dimulainya kembali hubungan Maroko dengan Israel - yang bertepatan dengan pengakuan AS atas kedaulatan negara atas Sahara Barat - adalah keputusan Maroko.

Kesepakatan normalisasi Maroko-Israel muncul pertama kali saat Presiden AS Donald Trump mengumumkan dalam sebuah tweet bahwa dua ‘teman baik’ AS setuju untuk membangun hubungan diplomatik penuh, seraya  menggambarkan langkah tersebut sebagai terobosan besar untuk perdamaian di Timur Tengah.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya