Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik/Ist

Politik

Anggota DPRD Walk Out Saat PSI Bacakan Pandangan Umum, M Taufik: Ini Bagian Dari Koreksi

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 08:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi walk out (WO) seluruh anggota DPRD DKI Jakarta saat Ketua Fraksi PSI, Idris Ahmad, membacakan pandangan umum dalam rapat paripurna DPRD DKI Senin kemarin (14/12) merupakan tindakan spontanitas.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik, yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (15/12).

"Saya kira (walkout) ini bagian dari koreksi. Karena fraksi itu kepanjangan tangan partai, mestinya suara fraksi adalah suara partai. Jangan fraksinya bersuara A kemudian partainya bersuara B," kata Taufik.


"Spontan saja semua keluar," sambungnya.

Aksi anggota dewan dengan melakukan WO adalah bentuk keberatan mereka setelah Fraksi PSI mengumumkan penolakan kenaikan tunjangan dewan tahun depan saat akhir pembahasan.

Padahal selama rapat rencana kerja tahunan DPRD, Fraksi PSI menyetujui kenaikan anggaran tersebut.

"Akhirnya mana yang dipegang. Ini kan bagian dari koreksi aturannya begitu. Aturannya adalah fraksi perpanjangan tangan partai," ujar politikus Gerindra ini.

Menurut dia, sejauh ini PSI DKI tidak memahami konteks fraksi di DPRD yang merupakan kepanjangan tangan partai.

Artinya suara fraksi merupakan suara partai. Namun penolakan anggota Fraksi PSI terhadap usulan kenaikan tunjangan kemarin atas instruksi partai.

"Suara yang dikeluarkan fraksi di lingkungan dewan, itu seharusnya menjadi suara partai. Kan ini beda," ujar Taufik.

Menurut Taufik, dalam proses demokrasi di dalam lingkungan DPRD, Fraksi PSI nantinya sulit untuk mandiri. Sebabnya semua suara mereka mesti mendapatkan persetujuan partai.

"Saya kira akan dipertanyakan terus, soal mandat misalnya. Anda (PSI) ngomong (dalam rapat) dapat mandat enggak dari partai anda," kata Taufik.

Dalam rapat paripurna DPRD DKI, seluruh legislator Kebon Sirih dari delapan fraksi langsung keluar ruangan rapat saat Idris Ahmad membacakan pandangan fraksinya terhadap rancangan Perda nomor 14 tahun 2014 tentang RDTR dan Rencana Zonasi.

Aksi WO para legislator Kebon Sirih diawali anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Jamaluddin.

"Izin ketua yang terhormat saya izin keluar," kata Jamaluddin yang meminta izin pimpinan rapat paripurna DPRD DKI, Misan Samsuri.

Sebelum Idris membacakan pandangan umum partainya, Jamaluddin dengan suara tinggi mengkritik Fraksi PSI yang dianggap tidak konsisten dalam pembahasan rencana kerja tahunan DPRD tahun 2021.

Sebabnya awalnya PSI menyetujui kenaikan tunjangan legislator Kebon Sirih, namun justru menolak saat pembahasan terakhir.

Adapun total anggota DPRD yang mengikuti rapat paripurna sebanyak 50 orang, sedangkan 54 orang lainnya mengikuti secara daring.

Aksi ini berlangsung hingga Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad selesai membacakan pandangan umum Fraksi PSI.

Bangku di ruang rapat DPRD DKI pun kosong saat Idrus membacakan pandangan fraksinya.

Namun, ketika anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Nasdem, Jupiter, mulai menyatakan pandangan umum fraksinya, para anggota DPRD yang WO kembali menduduki kursi mereka.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya