Berita

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko bank bjb Nia Kania/Istimewa

Bisnis

bank bjb Raih The Most Resilience Bank Di Ajang BIA 2020

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 23:15 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Jelang tutup tahun 2020, koleksi penghargaan bank bjb terus bertambah. Yang terbaru, predikat The Most Resilience Bank dalam ajang Bisnis Indonesia Award (BIA) 2020.

Penghargaan BIA 2020 merupakan apresiasi yang diterima bjb atas kinerja yang diperlihatkannya dalam tahun-tahun penuh tantangan, khususnya pandemi Covid-19,

Penghargaan itu diterima oleh Direktur Keuangan & Manajemen Risiko bank bjb Nia Kania dalam acara yang digelar secara virtual pada Senin (14/12).


Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, penghargaan yang diterima bank bjb membuktikan bahwa kinerja perseroan sesuai harapan.

Yuddy menuturkan capaian positif di tengah berbagai tantangan ekonomi, termasuk Covid-19, diperoleh berkat totalitas kinerja dan kualitas strategi yang dimiliki perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan. Bisnis yang dijalankan bank bjb selalu didasarkan pada visi pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan.
 
Bukan hal yang mudah mempertahankan performa di level tinggi terutama masa-masa yang penuh tantangan ini, namun berbekal kematangan dan totalitas dalam mengeksekusi strategi, bank bjb mampu memperlihatkan kinerja baik dalam beberapa tahun terakhir.

"Dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta komitmen untuk terus berinovasi, diharapkan tren positif bank bjb selalu terjaga dan semakin memperlihatkan tajinya,” kata Yuddy.

Penghargaan BIA 2020 diberikan kepada emiten-emiten yang berhasil menorehkan kinerja dan prestasi gemilang, serta memiliki konsistensi berada dalam koridor praktik berbisnis yang baik.

Ajang yang telah berlangsung 18 tahun terakhir ini telah menjadi penghargaan tertinggi kepada perusahaan terbuka yang mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja perseroan. Penilaian BIA 2020 berdasarkan periode laporan keuangan mulai dari 2017–September 2020.  

Sesuai dengan kondisi terkini dunia usaha di tanah air, BIA 2020 mengusung tema ‘Resilience in Pandemic’. Tema ini untuk memberikan apresiasi kepada emiten yang mampu bertahan serta mencapai pertumbuhan baik meski menghadapi tantangan pandemi Covid-19.

Kinerja bank bjb cukup memuaskan sepanjang tahun 2020. Meski menghadapi tekanan pandemi, hingga Triwulan III 2020, bank bjb secara konsolidasi berhasil meraih laba bersih Rp1,2 triliun. Angka itu tumbuh sebesar 5,9% year-on-year (y-o-y).
 
Pertumbuhan laba tersebut diikuti oleh aset yang tumbuh 19,4% y-o-y menjadi Rp147,6 triliun. Penyaluran kredit yang menjadi profit driver Triwulan III 2020 juga tumbuh 8,7% y-o-y dengan nilai total Rp94,6 triliun.

Predikat The Most Resilience Bank di ajang BIA 2020 ini membuktikan bahwa bank bjb memiliki financial strength yang baik untuk mendorong perusahaan bertumbuh berkelanjutan serta mampu untuk meningkatkan aset dan profitabilitasnya. Selain itu, bank bjb juga bertumbuh sebagai perusahaan yang patuh terhadap regulasi dan akutanbel.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya