Berita

Kota Semarang kembali berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/Reprp

Nusantara

Pilkada Usai, Kota Semarang Kembali Berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

KAMIS, 10 DESEMBER 2020 | 12:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang kembali akan diberlakukan mulai Jumat (11/12).

Rencananya ada 10 ruas jalan utama yang akan ditutup setiap Jumat mulai pukul 21.00 hingga Senin pukul 06.00.

Jalan tersebut antara lain Jalan Pemuda mulai Paragon Mall-Tugu Muda, Kota Lama dari Simpang Letjen Suprapto/Cendrawasih-Jembatan Mberok, Jalan Pandanaran dari Tugu Muda-Simpanglima, Jalan Gajah Mada dari Simpanglima-simpang Gendhingan, Jalan Pahlawan dari air mancur-Simpanglima.


Lalu Jalan Ahmad Yani dari simpang RRI-Simpanglima, Jalan Dr Wahidin dari Simpang Kaliwiru- Sisingamangaraja, Jalan Tanjung dari simpang Imam Bonjol-simpang Pemuda, Jalan Ngesrep Timur V di pintu masuk gapura pangeran Diponegoro, dan Jalan Lamper Tengah.

Hal ini dilakukan Pemerintah Kota Semarang untuk menekan angka penularan Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P. Martanto, penutupan beberapa ruas jalan di Kota Semarang berdasarkan atas pertimbangam Satgas Penanganan Covid Kota Semarang, karena melihat angka kasus covid masih fluktuatif.

"Penutupan ini akan dilakukan sampai pemberitahuan lebih lanjut, nanti sampai situasi yang bisa dikatakan angka turun dan akan diputuskan oleh satgas covid," terang Endro, saat dihubungi melalui sambungan telepon Kamis (10/12).

Penutupan ruas jalan memang pernah dilaksanakan oleh Dishub, dan berhasil menekan angka penyebaran covid, karena mengurangi pergerakan masyarakat.

Dirinya terus mengingatkan pada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terutama menghindari kerumunan dan berjaga jarak.

"Kami akan melakukan evaluasi lagi melihat kepentingan yang lebih luas. Ternyata, kasus Covid-19 masih harus diwaspadai dan tidak bisa disepelekan,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya