Berita

Ike Edwin yang bergelar Gusti Batin Raja Mangku Negara dan Junjungan Sakti Yang Dipertuan ke-27 Paksi Belunguh/RMOLLampung

Politik

Digugat Para Raja Adat, Ike Edwin: Harusnya Mereka Ke Sini, Dibicarakan

SELASA, 08 DESEMBER 2020 | 10:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polemik antara mantan Kapolda Lampung, Ike Edwin, dengan para Raja adat masih berlanjut.

Ike Edwin menyayangkan gugatan yang dilayangkan raja-raja adat terhadap dirinya. Seharusnya, menurut Ike, mereka datang bertemu langsung, bukan malah menyampaikan gugatan lewat media.

"Harusnya mereka ke sini, apa yang salah, apa yang tidak disenangi, dibicarakan," ujar Ike, di Lamban Gedung Kuning kepada Kantor Berita RMOLLampung, Senin malam (7/12).


Menurut Dang Ike, panggilannya, jika menyatakan gugatan di media, itu lebih condong untuk membenturkan. Bukan sikap masyarakat adat.
"Kita bersaudara kakak beradik, bisa diselesaikan dengan baik, kalau sudah ramai begini kan enggak enak," tambahnya.

Dang Ike juga membantah poin-poin gugatan yang disampaikan para pemuka Kepaksian Paksi Pak Sekala Bekhak, yakni Paksi Bejalan Diway, Paksi Belunguh, Paksi Nyerupa, dan Paksi Pernong.

Diakuinya, Lamban Gedung Kuning memang rumah pribadinya yang terletak di Jalan Pangeran Haji Suhaimi Sukarame, Kota Bandarlampung. Lamban Gedung kuning bukan istana adat/gedung dalom kepaksian.

Sejarah rumah itu dinamakan Lamban Kuning karena pada tahun 1998 hanya itulah gedung yang ada di daerah itu yang kebetulan berwarna kuning.

"Tak ada rumah waktu itu, cuma rumah saya yang jadi penanda jalan karena catnya warna kuning. Kemudian ditetapin jadi gedung kuning. Bukan saya, bukan Sekala Bekhak. Kami cuma mengukuhkan saja, saya kasih nama lamban artinya rumah," bebernya.

Menurutnya, tak ada alasan kenapa dia harus menghapus nama Lamban Gedung Kuning.

Selain itu, ia juga membantah melanggar tata titi adat Lampung Sai Batin dengan memiliki peralatan adat di rumahnya.

Ia mendirikan rumah dengan ornamen Lampung ini dibuat sebagai kecintaan dan sebagai pelestarian budaya Lampung, bukan mengklaim Kerajaan Sekala Bekhak.

"Payung yang saya pakai dan mereka pakai kan beda, pesta nikahan juga pakai payung, warnanya kuning sama putih, sama aja," katanya didampingi Sultan Junjungan Sakti Yang Dipertuan ke-27 Paksi Belunguh.

Terkait gelar Batin Perwira Negara, ia tak merasa pernah menerima gelar tersebut dan baru mengetahuinya setelah membaca berita di media.

"Kapan saya dikasih gelarnya, dimana, disaksikan oleh siapa?" tanya Ike.

Gelar yang disandangnya saat ini adalah Gusti Batin Raja Mangku Negara yang merupakan pemberian keluarga istrinya.

"Tak mungkin saya hapus, marah nanti yang memberikan gelar itu ke saya. Saya dikasih gelar tersebut saat nikah, potong kerbau tujuh di kampung halaman ibu saya dan disambut lima marga di Waykanan," tambahnya.

Ia menegaskan sistem kerajaan di Indonesia itu sudah dihapus pada tahun 1948, kecuali di Jogjakarta. Jadi, menurutnya, raja yang lainnya seperti warga biasa, tapi budayanya yang masih dipakai di keluarga dan masyarakat adatnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya