Berita

David Da Silva akhirnya meninggalkan Persebaya karena tak ada kejelasan kompetisi di Indonesia/Official Persebaya

Sepak Bola

Tinggalkan Persebaya, David Da Silva: Saya Tidak Bisa Menunggu

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 17:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketidakpastian kompetisi Liga 1 akhirnya berdampak buruk bagi Persebaya Surabaya. Tim berjuluk Bajol Ijo itu harus kehilangan striker andalannya, David Da Silva.

Ya, ketidakjelasan dan ketidakpastian kompetisi menjadi alasan utama David saat mengajukan pengunduran diri kepada manajemen Persebaya.

"Situasi ini tidak baik bagi saya. Sudah sepuluh bulan saya tidak bermain. Saya harus melangkah. Tidak bisa menunggu situasi ini," ucap David, dikutip laman resmi klub, Minggu (6/12).


Dia sendiri belum bisa memastikan akan berlabuh ke mana usai meninggalkan Persebaya. Namun, sejauh ini sudah ada beberapa klub Asia yang menyatakan diri ingin merekrutnya.

Pemain asal Brasil ini pun mengaku bakal merindukan Bonek, suporter fanatik Persebaya.

"Luar biasa Bonek. Saya pasti ingat. Dan selalu merindukan momen momen kebersamaan ini," ujar pemain yang pernah membela Bhayangkara FC tersebut.

"Terimakasih juga kepada rekan-rekan pemain dan tim pelatih atas kebersamaan selama ini. Semoga ke depan Persebaya mampu meraih prestasi," tandasnya.

Manajemen Persebaya pun mengaku sudah menerima permintaan mundur dari David. Manajemen pun langsung menyiapkan dokumen yang diperlukan bagi David untuk bisa melanjutkan kariernya.

"Kami menghargai keputusan yang diambil David. Siapapun, saya kira memang tidak nyaman dengan situasi ini. Belum ada kepastian akan kelanjutkan kompetisi. Kami pun sama. Menjadi serba salah ketika akan bergerak," jelas Manajer Persebaya, Candra Wahyudi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya