Berita

Ketua KPK Firli Bahuri saat mengumumkan penahanan Menteri Sosial RI Juliari Batubara/RMOL

Hukum

Firli Bahuri Pastikan Akan Telusuri Aliran Korupsi Bansos, Tapi Tidak Diumumkan Ke Publik

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 18:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aliran uang dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Covid-19 yang melibatkan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara tidak akan disampaikan kepada publik.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri saat mengumumkan penahanan tersangka Juliari Peter Batubara dan tersangka Adi Wahyono.

Menurut Firli, proses penyidikan KPK akan dilakukan berdasarkan Undang-Undang dalam rangka mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti sampai pada status tersangka. Nantinya, untuk soal temuan KPK terkait aliran uang akan dibuka dalam ranah persidangan.


"Jadi setiap ada aliran uang pasti kita ikuti. Tentu kami tidak akan menyampaikan bagaimana proses aliran uangnya, karena nanti akan diuji di peradilan," ujar Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu sore (6/12).

Firli menjelaskan, pihaknya menghormati prinsip-prinsip tugas pokok KPK, yaitu kepastian hukum, keterbukaan, transparan, kepentingan umum, akuntabilitas, dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia.

"Itu harus kita hormati betul," pungkas Firli.

Dalam kasusnya, Mensos Juliari diduga menerima fee sebesar Rp 17 miliar yang diterima sebanyak dua kali. Pertama, pembagian fee secara tunai diberikan oleh tersangka Matheus Joko Santoso (MJS) selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kemensos kepada Mensos Juliari melalui tersangka Adi Wahyono (AW) selaku PPK Kemensos sebesar Rp 8,2 miliar.

Yang kedua, uang fee yang dikumpulkan dari pelaksanaan paket bansos sembako periode kedua sejak Oktober-Desember 2020 sebesar Rp 8 miliar.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya