Berita

Diego Maradona/Net

Sepak Bola

Mengenang Bintang Sepak Bola Dunia, Markas Napoli Ganti Nama Jadi Stadion Diego Armando Maradona

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 16:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Napoli secara resmi mengganti nama stadion markas San Paolo untuk mengenang Diego Maradona. Dewan kota Napoli mengkonfirmasi pada hari Jumat (4/12), sembilan hari setelah kematian bintang sepak bola itu, bahwa stadion tersebut telah diganti namanya menjadi Stadion Diego Armando Maradona.

Maradona, yang dianggap sebagai salah satu pesepakbola terhebat sepanjang masa, menjalin ikatan yang kuat dengan klub Italia dan pendukungnya selama tujuh tahun masa jabatannya antara 1984 dan 1991.

"SSC Napoli senang dengan keputusan Dewan Kota Napoli hari ini, untuk mengganti nama Stadio San Paolo untuk mengenang Diego Armando Maradona," kata klub itu dalam pernyataan yang dirilis Jumat malam, seperti dikutip dari SkySport, Sabtu (5/12).


Walikota Napoli Luigi De Magistris dan presiden Napoli Aurelio de Laurentiis telah mengonfirmasi penggantian nama ini pada pekan lalu.

"Saya yakin, sudah sangat tepat menamainya (Stadion) San Paolo dengan nama Anda (Diego Maradona), jadi kami dapat membuat Anda tetap bersama kami sebagai saksi perjalanan luar biasa yang diambil tim ini," De Laurentiis mengatakannya dalam sebuah pernyataan yang mengharukanyang ditujukan kepada mendiang Maradona.

Pergantian nama markas Napoli ini sempat mendapat tentangan dari para pemuka agama Katolik di kota Napoli.

Para pastor ini sebenarnya tidak mempermasalahkan jika Maradona diabadikan menjadi nama markas Napoli. Namun, menurut mereka, nama San Paolo tetap ada dan tidak diganti. Solusi yang ditawarkan adalah stadion diganti menjadi Stadion San Paolo- Maradona.

Surat tersebut ditandatangani oleh don Salvatore Giuliano, don Luigi Merola, don Carmine Amore, don Lello Ponticelli, dan don Armando Sannino.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya