Berita

Walikota New York Bill de Blasio/Net

Dunia

Kasus Masih Tinggi, New York Bersiap Buka Kembali Sekolah Tatap Muka Pekan Depan

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 11:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Walikota New York Bill de Blasio mengatakan pihaknya akan membuka kembali sistem sekolah tatap muka dan meningkatkan jumlah hari dalam seminggu bagi banyak anak-anak untuk menghadiri kelas.

Keputusan itu keluar di saat New York masih memiliki peningkatan kasus virus corona yang mengkhawatirkan. Dua minggu sebelumnya de Blasio mengumumkan bahwa sekolah-sekolah ditutup karena meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di kota itu.

Walikota mengatakan beberapa sekolah dasar dan program pra-taman kanak-kanak akan melanjutkan kelas mulai Senin 7 Desember mendatang. Sementara, untuk sekolah menengah dan atas de Blasio mengatakan pihaknya masih masih mengkaji lebih lanjut rencana tersebut.


“Program sekolah yang melayani siswa berkebutuhan khusus di semua tingkat kelas akan terbuka untuk pembelajaran langsung mulai 10 Desember, kata de Blasio, seperti dikutip dari AFP, Minggu (29/11).

De Blasio mengatakan bahwa banyak dari mereka yang kembali secara langsung akan dapat menghadiri kelas lima hari seminggu, naik dari satu menjadi tiga hari sebelumnya.

“Kami merasa yakin bahwa kami dapat menjaga keamanan sekolah,” ungkapnya.

Siswa yang hadir secara langsung akan diminta untuk sering menjalani tes virus. Sebelumnya, kota ini telah menargetkan uji coba 20 persen guru dan siswa di setiap gedung sekolah sebulan sekali. Sekarang, pengujian akan dilakukan setiap minggu.

“Sekolah-sekolah yang berada di zona oranye Covid-19 yang ditunjuk oleh Gubernur Andrew Cuomo karena tingkat infeksi yang meningkat akan dibuka kembali sesuai aturan yang ditetapkan oleh gubernur,” kata de Blasio.

De Blasio mengatakan pada jumpa pers bahwa dia telah membahas rencana pembukaan kembali itu dengan Cuomo.

“Kami semua setuju bahwa kami memiliki realitas yang berbeda dari apa yang kami alami di musim panas dan sekarang ini adalah jalan ke depan dan cara terbaik untuk melindungi semua orang,” katanya.

Lebih dari 9.300 penduduk New York City telah dites positif mengidap virus corona selama tujuh hari terakhir.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya