Berita

Foto yang diunggah oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian/Net

Dunia

China Unggah Foto Tentara Australia Bunuh Anak Afganistan, PM Morrison Geram Dan Tuntut Pemohonan Maaf

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Scott Morrison mengutuk foto yang dibagikan oleh Kementerian Luar Negeri China terkait dugaan kejahatan perang Australia di Afganistan.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian pada Senin (30/11) membagikan foto yang dianggap Australia sebagai propaganda.

Lantaran dalam foto tersebut terlihat seorang tentara pasukan khusus Australia sedang menggorok leher seorang anak Afganistan dengan kepala yang dibungkus oleh bendera Australia dan membawa seekor anak kambing.


"Jangan takut, kami datang membawa kedamaian untukmu," begitu keterangan foto tersebut.

"Terkejut dengan pembunuhan warga sipil dan tahanan Afganistan oleh tentara Australia. Kami mengecam keras tindakan semacam ini," kata Zhao sembari membagikan foto tersebut di media sosial milik pemerintah.

Menanggapi unggahan Zhao, Morrison marah hebat. Ia menyebut foto tersebut sangat menyinggung dan menjijikan.

"Pemerintah China harusnya benar-benar malu dengan unggahan ini. Itu memperkecil mereka di mata dunia," kata Morrison, seperti dikutip Sydney Morning Herald.

"Ini benar-benar penghinaan yang memalukan dan menjijikkan. Australia sedang meminta permohonan maaf dari Kementerian Luar Negeri dan kami mengusahakan agar (unggahan) itu dihapus dari Twitter," sambung dia.

Usut punya usut, foto tersebut merupakan ilustrasi dari seniman asal China, Wuheqilin yang terkenal sangat pro-Beijing, khususnya dalam protes Hong Kong pada tahun lalu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya