Kota bersejarah Shusha yang diduduki Armenia di jantung Nagorno-Karabakh/Net
Kota bersejarah Shusha yang diduduki Armenia di jantung Nagorno-Karabakh/Net
"Saya menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin dan dia berkata bahwa kita harus mencoba melakukan ini sesuai dengan logika proposal Rusia. Yakni, masalah pengalihan status, penyerahan wilayah, penyebaran pasukan penjaga perdamaian Rusia," tulis Pashinyan dalam akun media sosialnya, Minggu (29/11).
Pashinyan bercerita bahwa pada 19 Oktober, pemimpin Artsakh (Nagorno_Karabakh) Arayik Harutyunyan meneleponnya, mengatakan bahwa perang harus dihentikan. "Dia mengatakan bahwa itu bukan hanya pandangannya saja tetapi juga pandangan mantan presiden Arkadi Ghukasyan, Bako Sahakyan, juga Robert Kocharyan, Serzh Sargsyan, dan Levon Ter-Petrosyan," kata Pashinyan.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
UPDATE
Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03
Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47
Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14
Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04
Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34
Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19
Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04
Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46
Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42
Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07