Berita

Direktur Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Edhy Prabowo Jadi Tersangka, Elektabilitas Gerindra Bakal Merosot?

KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 | 10:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penetapan tersangka kepada Menteri KKP, Edhy Prabowo, dinilai akan memberi dampak buruk terhadap Partai Gerindra.

Bagaimanapun, pandangan masyarakat terhadap Partai Gerindra pasti tidak akan sama lagi ketika ada salah satu kadernya tersangkut kasus korupsi.

Lebih jauh lagi, menurut Direktur Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, elektabilitas partai besutan Prabowo Subianto itu dinilai akan merosot.


"Gerindra akan turun elektabilitasnya," ucap Gde Siriana kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/11).

Penurunan elektabilitas ini tak hanya karena Edhy Prabowo telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Gerindra juga dianggap sudah mulai ditinggalkan para pendukungnya dengan basis Islam usai bergabung dengan koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Karena selain sudah ditinggalkan pemilih Islam, juga tidak lolos ujian di pertama kalinya masuk dalam kekuasaan," tambahnya.

Edhy Prabowo sendiri, usai ditetapkan sebagai tersangka langsung menyatakan akan mundur dari jabatan Menteri KKP. Pun dengan jabatan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra akan ikut ditanggalkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya