Berita

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, dinilai tak cocok jadi pejabat publik/Net

Politik

Irit Bicara Dan Kerap Hindari Wartawan, Menkes Terawan Seperti 'Anak Bawang'

KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 | 08:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sikap Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, yang irit berbicara kepada media sepertinya makin menjadi-jadi. Bahkan baru-baru ini Terawan terlihat lari menghindari wartawan usai rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI.

Menurut pengamat politik dari Lembaga Kajian Politik Nasional (KPN), Tamil Selvan, reaksi yang dipertontonkan Terawan makin menguatkan bahwa dia tidak cocok menjadi pejabat publik.

"Terus terang saya sedih melihat perilaku Pak Terawan. Beliau lupa apapun yang dibahas di DPR merupakan hak publik untuk diketahui, dan akses publik tentu melalui media. Dengan menghindari media, saya kira beliau memang tidak cocok menjadi pejabat publik," kata Tamil Selvan melalui keterangan tertulis, Kamis (26/11).


Tamil berpendapat, Menteri Terawan merupakan salah satu anggota Kabinet Indonesia Maju yang pengelolaan komunikasinya buruk.

"Kita tahu ada rumor yang mengatakan bahwa Presiden Jokowi melarang Menteri Terawan bicara di media, karena dianggap pernyataannya sering dipelintir. Namun Pak Terawan ini kan bukan 'anak bawang'. Tapi dengan sikap menghindari media begini, saya kira anggapan 'anak bawang' itu benar adanya," beber Tamil, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Lebih lanjut Tamil menyarankan agar Menteri Terawan dapat menunjuk jurubicara seorang ahli komunikasi guna mengelola komunikasi publik pribadi dirinya sebagai seorang menteri.

"Kalau dari sisi kementerian tentu ada bidang humas, walau secara kinerja juga sangat memprihatinkan. Saya menyarankan agar Pak Terawan menunjuk jurubicara pribadinya sebagai menteri dari kalangan ahli komunikasi. Agar tidak terjadi lagi gugatan kursi kosong atau lari-larian menghadapi pers," tutup Tamil.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya