Berita

Djoko Tjandra/Net

Politik

Imigrasi Disebut Terlibat Dalam Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra, Cucun: Biarkan Polisi Mendalami

RABU, 25 NOVEMBER 2020 | 20:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penghapusan red notice oleh Interpol dalam kasus korupsi hak tagih Bank Bali dengan terdakwa Djoko Tjandra disebut-sebut melibatkan pihak imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, dugaan tersebut hanya spekulasi. Sehingga, perlu dibuktikan dengan penyelidikan Kepolisian.

“Itu kan baru dugaan dari satu pihak, kalau toh ada indikasi seperti laporan Prodem biarkan Polisi lakukan penyelidikan,” ucap Cucun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/11).

Cucun menambahkan, jika penyidik menemukan bukti yang jelas maka siapapun harus bertanggung jawab atas kasus Djoko Tjandra tersebut.

“Dan apabila ditemukan bukti jelas siapapun harus bertanggung jawab termasuk kepala imigrasi tersebut, apalagi kalau kita kaitkan dengan terbitnya paspor baru Djoko Tjandra,” katanya.

Sehingga, kata Cucun, tidak perlu berspekulasi dengan adanya dugaan keterlibatan imigrasi dalam penghapusan red notice Djoko Tjandra.

“Biarkan Polisi yang memperdalam, itu kan dugaan,” tutupnya.

Populer

Selain Kecelakaan Sriwijaya Air, Paranormal Mbak You: 2021 Ada Gerakan Ganti Presiden

Senin, 11 Januari 2021 | 21:56

Disebut Orang Kaya, Gelandangan Yang Ditemui Risma Ngaku Tidak Dipedulikan Keluarga

Kamis, 07 Januari 2021 | 17:56

Pak Tua Yang Ditemui Risma Dikuliti Warganet, Bukan Gelandangan?

Kamis, 07 Januari 2021 | 00:20

Jokowi Belum Tentu Disuntik Sinovac, Haris Rusly Moti: Masa Sih Begitu?

Kamis, 14 Januari 2021 | 01:17

Berani Lawan Anies, Gibran Diingatkan "Martabak" Lebih Lembek Ketimbang "Mebel"

Kamis, 07 Januari 2021 | 13:41

Pantas Corona Naik Drastis, Praktik Jual Beli Surat Tes Covid-19 Ternyata Marak Di Bandara

Kamis, 07 Januari 2021 | 08:17

Rumah Yang Digeledah KPK Terkait Korupsi Bansos Diduga Milik Keluarga Politisi PDIP Ihsan Yunus

Selasa, 12 Januari 2021 | 16:33

UPDATE

Penembakan Laskar FPI Tak Langgar HAM Berat, PKS: Komnas HAM Terburu-buru

Jumat, 15 Januari 2021 | 20:54

Pencarian Memori CVR Terkendala Jarak Pandang Dasar Laut

Jumat, 15 Januari 2021 | 20:34

Terbukti Plagiat, Rektor Terpilih USU Muryanto Amin Dijatuhi Sanksi

Jumat, 15 Januari 2021 | 20:18

Tangani Gempa Majene, Polri Kirim Sejumlah Bantuan

Jumat, 15 Januari 2021 | 20:16

Rocky Gerung: Demokrasi Itu Mengurus Rakyat, Bukan Memerintah

Jumat, 15 Januari 2021 | 19:54

Resmikan Studio Digital, Airlangga: Partai Golkar Ingin Maksimalkan Pendekatan Pada Kelompok Milenial

Jumat, 15 Januari 2021 | 19:39

Selesai Diperiksa Kasus Korupsi Bansos, Ivo Wongkaren Yang Pernah Bekerja Bareng Politisi PDI-P Bungkam

Jumat, 15 Januari 2021 | 19:35

Dirjen Imigrasi Batasi WNA Masuk Indonesia Sampai 25 Januari

Jumat, 15 Januari 2021 | 19:31

Buka Kongres KAHMI, Jokowi Minta KAHMI Terus Berkontribusi Dalam Pembangunan

Jumat, 15 Januari 2021 | 19:27

Mulai Sosialiasi Minggu Depan, Firli Bahuri: Semua Pegawai KPK Mendapat Vaksin

Jumat, 15 Januari 2021 | 19:12

Selengkapnya