Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria/Net

Nusantara

Senin Besok, Giliran Wagub DKI Yang Diperiksa Polda Metro Jaya

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 08:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Polda Metro Jaya mengusut tuntas aksi kerumunan yang terjadi di acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Petamburan III, Jakarta Pusat, pada Sabtu lalu (14 /11) terus dilakukan.

Setelah memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kini giliran Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang akan diperiksa Polda Metro Jaya. Pemeriksaan akan dilakukan pada Senin besok (23/11).

Orang nomor dua di Jakarta itu juga telah memastikan akan memenuhi dan menghadiri panggilan kepolisian tersebut. Sebagai warga negara yang baik, Riza Patria mengatakan bahwa hal itu merupakan tanggung jawab yang wajib dilakukan.


"Saya akan datang. Nggak ada masalah," ujar Riza Patria kepada wartawan di Balaikota DKI Jakarta pada Kamis (19/11).

Adapun pemanggilan pria yang akrab disapa Ariza itu untuk dimintai klarifikasi terkait kerumunan massa yang terjadi di Petamburan.

"Kita semua harus memenuhi undangan panggilan klarifikasi. Klarifikasi nanti akan kita sampaikan sesuai fakta dan data yang ada," pungkasnya.

Ariza seharusnya diperiksa polisi pada Kamis kemarin (19/11). Namun karena adanya kesibukan lain, mantan anggota DPR RI itu batal hadir dan diundur Senin besok.

Selain Anies, Walikota Jakarta Pusat, Kasatpol PP, Camat Tanah Abang, Kepala KUA Tanah Abang, Bhabinkamtibmas, Kadinkes DKI, Kadishub DKI, serta perangkat RT dan RW Petamburan telah memenuhi panggilan Polda Metro Jaya.

Buntut dari kerumunan yang ditimbulkan dalam acara Iman Besar Habib Rizieq Shihab tersebut, membuat Irjen Nana Sudjana dan Irjen Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya