Berita

Mantan Presiden PKS, Sohibul Iman/RMOL

Politik

Sohibul Iman: Demokrasi Kita Pasang Surut, Harus Sering Ikhtiar

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 23:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sistem demokrasi di Indonesia saat ini sedang mengalami kondisi pasang surut. Bahkan tak hanya di Indonesia, kondisi ini juga turut dialami beberapa negara di dunia.

Demikian disampaikan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman dalam webinar kebangsaan dalam menyambut Munas ke-V PKS bertajuk Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Membangun Demokrasi yang Sehat, Jumat malam (20/11).

“Dia (demokrasi) bisa pasang bisa surut. Demokrasi bisa berada pada posisi yang positif yang baik, tapi dia juga bisa pada posisi sebaliknya,” kata Sohibul.


Bahkan menurutnya, Amerika Serikat sebagai negara demokratis yang maju juga mengalami hal serupa. Dikatakan Sohibul, negeri Paman Sam tersebut belakangan tidak mampu mengendalikan demokrasi.

Hal tersebut menjadi cerminan bahwa sebaik apapun negara menganut demokrasi, ujungnya akan mengalami kemunduran jika tidak dipelihara dengan baik.

“Ketika kita tidak memeliharanya, dia akan mengalami regresi atau stagnan. Pada akhirnya, baik buruknya demokrasi tegantung pada ikhtiar kita. Demokrasi bukan sesuatu yang everlasting, namun berada dalam posisi sesuai dengan ikhtiar yang kita lakukan,” katanya.

“Ikhtiar kita sungguh-sungguh, benar-benar serius bahkan menghasilkan demokrasi yang baik, tapi begitu kita tidak serius (menjaga), dia akan mengalami down ke bawah,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya