Berita

TETO/Net

Dunia

TETO: Taiwan Tak Pernah Anggap Indonesia Sengaja Kirim PMI Positif Covid-19

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 21:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taipei Economic and Trade Office (TETO) memberikan tanggapan atas laporan sejumlah media terkait 39 WNI di Taiwan telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Dalam laporan media yang dirilis pada Jumat (20/11) itu, di antara WNI tersebut, sebanyak 32 orang adalah pekerja migran Indonesia (PMI) dan tujuh lainnya pelajar.

Di sana juga muncul pernyataan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani.


"Indonesia tidak ingin dengan terjadinya peristiwa ini, pemerintah Taiwan menganggap Indonesia sengaja mengirimkan PMI yang terinfeksi Covid-19. Dikhawatirkan hal ini bisa mengganggu hubungan Indonesia-Taiwan," kata Benny yang dikutip oleh media.

Melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, TETO memberikan klarifikasi perihal pernyataan tersebut.

"TETO dengan sungguh-sungguh mengklarifikasi bahwa mulai 18 Oktober hingga 18 November 2020 tercatat 70 kasus impor yang terinfeksi Covid-19, dan 28 kasus di antaranya merupakan PMI," tulis TETO.

"Meskipun tingkat rasionya termasuk tinggi, pemerintah Taiwan tidak pernah menganggap Indonesia sengaja mengirimkan PMI yang terinfeksi Covid-19," lanjut kantor tersebut.

TETO menuturkan, baik Taiwan dan Indonesia saat ini tengah berusaha untuk menghentikan penyebaran virus corona dengan cara-cara yang tidak mempengaruhi hubungan keduanya.

Seiring dengan terus meningkatnya infeksi virus corona pada musim gugur dan musim dingin di seluruh dunia, maka sejak 18 November pemerintah Taiwan mengumumkan langkah pencegahan epidemi khusus.

Langkah tersebut salah satunya mengharuskan semua pengunjung yang masuk ke Taiwan menunjukkan hasil tes Covid-19 negatif maksimal tiga hari sebelum keberangkatan.

Hasil tes tersebut harus diberikan pada saat naik pesawat dan ketibaan. Di mana aturan tersebut akan berlaku mulai 1 Desember 2020 hingga 28 Februari 2021.

"TETO menegaskan bahwa kebijakan ini diperlukan untuk memperkuat tindakan pencegahan epidemi, dan berlaku untuk semua pengunjung domestik maupun asing, yang tidak hanya berlaku untuk WNI," lanjut keterangan tersebut.

TETO juga menuturkan, pihaknya telah menangguhkan izin pengiriman PMI untuk empat Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), yaitu PT Sentosa Karya Aditama, PT Vita Melati Indonesia, PT Ekoristi Berkarya, dan PT Graha Ayuraksa.

Penangguhan dilakukan karena sebanyak 20 PMI yang dikirimkan empat P3MI tersebut dalam sebulan terakhir dinyatakan positif Covid-19 ketika tiba di Taiwan. Sehingga perusahaan dianggap tidak mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan.

Sementara itu, totalnya terdapat 28 PMI positif terinfeksi Covid-19 yang dikirim dalam satu bulan terakhir ke Taiwan.

Meski begitu, TETO menyebut, PMI yang sudah mendapatkan visa sebelum 19 November 2020, maka akan diizinkan untuk memasuki Taiwan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya