Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari/Net

Politik

Pangdam Perintahkan Prajurit Turunkan Baliho Habib Rizieq, Pimpinan Komisi I: Terus Terang Saya Gagal Paham

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 19:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengaku terheran-heran dengan pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang secara terang-terangan mengakui telah memerintahkan anak buahnya untuk menurunkan baliho Habib M. Rizieq Shihab.

"Terus terang saya gagal paham ada anggota TNI melakukan pencopotan baliho, itu bukan tupoksinya dia," ucap Abdul Kharis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (20/11).

Legislator dari Fraksi PKS ini menerangkan, jika dalam pencopotan baliho itu sebenarnya TNI hanya sebatas dimintai bantuan untuk mengamankan Satpol PP yang tengah bertugas. Menurutnya itu tidak masalah.

"Tapi kalau misalnya TNI dimintai bantuan untuk mengamankan Satpol PP pada saat menurunkan, ya biar yang menurunkan Satpol PP, bukan kemudian tentara yang di depan," ucapnya.

"Karena, tupoksinya bukan untuk itu. Kalau di BKO-kan diminta bantuannya boleh, tapi pekerja utama adalah mereka yang punya tupoksi itu, gitu lho,” ujar Abdul Kharis menambahkan.

Disinggung mengenai Pangdam Jaya telah melampaui tugas pokoknya sebagai alat pertahanan negara dengan memerintahkan anggotanya menurunkan baliho Habib Rizieq, Abdul Kharis hanya mengatakan, seharusnya TNI paham dengan tugas dan fungsinya.

"Kalau dia dimintai bantuan karena Satpol PP enggak berani nurunin, enggak apa-apa, tapi bukan TNI yang harusnya turun tangan. Dia (TNI) harusnya hanya menjaga, bukan ikut menurunkan," tutupnya.

Populer

Papua Barat Nyatakan Kemerdekaan Dan Pemerintahan Sementara, Wenda: Provinsi Ini Tidak Tunduk Lagi Kepada Indonesia

Selasa, 01 Desember 2020 | 13:10

Tetap Pasang Baliho Habib Rizieq, Warung Makar Milik Tokoh Tionghoa Akhirnya Ditutup

Sabtu, 28 November 2020 | 20:56

Bobby Nasution Katakan 'Cina', Etnis Tionghoa Medan Merasa Tersakiti

Senin, 23 November 2020 | 14:23

Djoko Edhi: Penggerudukan Rumah Mahfud MD Bukti Warga Madura Tak Suka Jokowi

Selasa, 01 Desember 2020 | 21:25

Bima Arya Desak HRS Tes Covid-19 Ulang, Dewan Pakar ICMI: Walikota Ngawur Kalau Paksa Pasien!

Sabtu, 28 November 2020 | 20:49

Novel Baswedan Pimpin Penangkapan Edhy Prabowo, Netizen: Kalah Canggih Dibandingkan Harun Masiku

Rabu, 25 November 2020 | 08:00

Dapat Dukungan Ustaz Abdul Somad, Akhyar Nasution Tegaskan Talak Tiga Dengan PDIP

Senin, 30 November 2020 | 03:22

UPDATE

Soal Papua Dan Sigi, Pimpinan DPR Sudah Bicara Langsung Dengan Jokowi Dan KH Maruf

Kamis, 03 Desember 2020 | 13:49

Selain Uang Rp 4 M, KPK Juga Amankan 8 Sepeda Di Rumah Dinas Edhy Prabowo

Kamis, 03 Desember 2020 | 13:32

Makin Mesra, ASEAN-Uni Eropa Jalin Kemitraan Strategis

Kamis, 03 Desember 2020 | 13:32

Dituding Terlibat Penipuan, Bos Media Pro-Demokrasi Hong Kong Jimmy Lai Ditahan Polisi

Kamis, 03 Desember 2020 | 13:28

Perekonomian Mulai Membaik, Airlangga: Indonesia Telah Melalui Titik Terendah

Kamis, 03 Desember 2020 | 13:26

Edhy Prabowo Dan Amiril Mukminin Diperiksa Penyidik KPK

Kamis, 03 Desember 2020 | 13:22

Ratusan Ribu Siswa Korsel Ikuti Ujian Masuk Universitas, Pengawas Di RS Wajib Pakai APD

Kamis, 03 Desember 2020 | 13:15

Kapolda Metro Jaya Instruksikan Usut Semua Kasus Lama Habib Rizieq Dan Eggi Sudjana

Kamis, 03 Desember 2020 | 13:00

Parlemen Ceko Kritik Polisario Yang Terus Ganggu Perdamaian Di Wilayah Maghreb

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:55

Masyarakat Diminta Ikut Kawal Kasus Patgulipat Lahan Cengkareng Era Ahok

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:54

Selengkapnya