Berita

Kapal eksplorasi Turki, Oruc Reis/Net

Dunia

Tanpa Sinyal Positif Dari Turki, Uni Eropa Siap Bahas Sanksi Bulan Depan

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 17:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Eropa akan membahas sanksi untuk Turki atas tindakannya di Mediterania Timur pada bulan depan.

Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas pada Kamis (19/11) mengatakan, kecuali ada sinyal positif dari Turki, maka Uni Eropa akan melanjutkan pembatasan mengenai sanksi untuk pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

"Ada provokasi baru setiap saat, jadi ini terserah Turki, kecuali ada beberapa sinyal positif dari Turki," kata Maas, seperti dikutip Sputnik.


"Jika provokasi, seperti kunjungan Erdogan ke Siprus Utara terus berlanjut, akan ada diskusi pada pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa pada Desember," tambahnya.

Ketegangan di Mediterania Timur meningkat selama beberapa bulan terakhir, khususnya ketika Turki mengirim kapal eksplorasinya, Oruc Reis, ke wilayah sengketa tersebut.

Yunani dan Siprus mengecam tindakan tersebut dan menyerukan agar sekutu-sekutu mereka di Uni Eropa untuk memberikan sanksi pada Turki.

Tetapi Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada September mengaku meragukan jika Uni Eropa akan memberikan sanksi kepada Ankara mengingat blok tersebut tidak memiliki kesatuan sikap atas masalah di Mediterania Timur.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya