Berita

Edi Damansyah dan Rendi Solihin/Net

Politik

Ingatkan Bawaslu, Ketua Komisi II: Pembatalan Cabup Kutai Kartanegara Jangan Sampai Menjadi Persoalan

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 13:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi II DPR RI ingatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk hati-hati dalam memproses setiap dugaan pelanggaran yang dilakukan calon kepala daerah jelang Pilkada Serentak 2020.

Sah satunya, dikatakan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia, dia meminta Bawaslu RI berhati-hati dalam mengambil keputusan terhadap calon bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.

Bawaslu menerbitkan rekomendasi pembatalkan pencalonan Edi Damansyah, lantaran diduga telah melanggar aturan. Berstatus petahana, Edi maju bersama pasangannya Rendi Solihin dan ditetapkan sebagai calon tunggal.


"Saya harap Bawaslu mengambil keputusan dengan hati-hati, jangan sampai ini menjadi persoalan ke depan," kata Doli kepada wartawan, Kamis (19/11).

Apalagi, kata Doli, kasus yang dituduhkan kepada Edi Damansyah ini kasus lama. Sehingga kata dia, perlu kehatian-hatian kepada Bawaslu.

"KPU juga harus hati-hati mengambil keputusan rekomendasi Bawaslu ini, jangan sampai ada diskresi," ucapnya.

Untuk itu, politisi Partai Golkar ini meminta Bawaslu untuk kembali mempertimbangkan rekomendasi ini, jangan sampai pemilihan Cabup Kutai Kartanegara ini tidak berjalan.

"Selama keputusan KPU belum ada pemilihan Cabup Kutai Kartanegara tetap berjalan," ucapnya.

Untuk diketahui, surat Bawaslu RI itu terbit dengan nomor 705/K.Bawaslu/PM.06.00/XI/2020 tanggal 11 November 2020 tentang rekomendasi pembatalan pencalonan Edi Damansyah.

Surat itu diterbitkan setelah pelapor sebelumnya melapor ke Bawaslu Kukar hingga Bawaslu Kalimantan Timur.

Usai tim Bawaslu RI melakukan penelusuran di Kukar terjadi pelanggaran penyalahgunaan kewenangan kampanye dilakukan Edi, sebelum mengambil cuti sebagai calon Bupati Kukar.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya