Berita

Lambang PSSI/Net

Sepak Bola

Komite Etik PSSI Nilai Komentar IPW Soal Kompetisi Tidak Nyambung

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 22:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pergantian Kapolri Jenderal Pol Idham Azis yang akan masuk masa pensiun pada akhir Januari 2021 tidak akan mempengaruhi jalannya kompetisi sepakbola di tanah air.

Atas alasan itu, Ketua Komite Etik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Bambang Usadi, membantah apa yang disampaikan pengamat kepolisian Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane.

“Tidak ada hubungannya pergantian kapolri dengan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Kapolri itu urusannya banyak,” kata Bambang kepada wartawan, Senin (16/11).


Dia lantas menduga-duga ada motif tertentu di balik Neta S. Pane mengurus sepak bola. Pasalnya, baru kali ini pengamat kepolisian itu ikut mengamati persepakbolaan tanah air.

PSSI, sambungnya, memang merencanakan akan melanjutkan kompetisi pada bulan Oktober. Namun demikian, PSSI menghormati keputusan kepolisian yang belum memberikan izin dan kompetisi menunda kembali kompetisi.

Bambang mengaku mampu memahami alasan yang diberikan polisi. Sekalipun Perbasi dan Pordasi sudah mendapatkan izin dari kepolisian.

Untuk itu, Bambang meminta Neta untuk tidak ikut berkomentar pada bidang yang tidak dipahami. IPW sebaiknya konsentrasi pada tupoksi dalam bekerja, berkomentar, dan jangan suka mengadu-ngadu.  

“Apa urusannya Neta S. Pane mengurusi dan berkomentar soal sepak bola dengan mengatasnamakan IPW. Biar itu urusan PSSI dan polisi,” ujarnya.

“Apalagi IPW itu tidak ada kantornya. Terus wakil ketua, sekjennya siapa, dan anggota IPW siapa saja? Kayaknya semuanya dirangkap oleh Neta?” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya