Berita

Anggota DPR dari PDIP Rahmad Handoyo/Net

Politik

Didoakan Pendek Umur, Politisi PDIP: Ibu Megawati Dan Pak Jokowi Pemaaf, Tapi Pendukungnya Jutaan..

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 14:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo didoakan berumur pendek oleh Habib Idrus Jamalulail dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Front Pembela Islam (FPI). Juga hadir Imam Besar FPI Habib M. Rizieq Shihab.

Anggota DPR dari PDIP Rahmad Handoyo mengatakan, seharusnya sesama muslim haruslah menohon doa kebaikan kepada Allah SWT, dan dilakukan dengan harapan yang baik.

"Berdoa tentu harus dilakukan dengan harapan yang baik, begitupula doa yang ditujukan kepada orang lain, sebab doa yang buruk tentu akan kembali kepada dirinya sendiri. Sehingga jelas bahwa hukum berdoa jelek untuk orang lain adalah haram dan belum tentu diijabah oleh Allah SWT," ucap Rahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/11).


Anggota Komisi IX DPR ini menyayangkan adanya pernyataan negatif dari seorang ulama yang mendoakan Megawati dan Jokowi pendek umur.

"Patut disayangkan, doa buat pemimpin sesuatu permohonan yang tidak baik dan diperlihatkan kepada orang banyak apalagi doa diperlihatkan oleh yang mengatasnamakan diri ulama, ucapan dan ungkapan jadi contoh yang tidak baik buat umatnya," katanya.

Rahmad mengingatkan kepada kelompok-kelompok yang menyudutkan Megawati dan Jokowi memiliki pendukung yang banyak dikhawatirkan akan melawan mereka yang menzalimi kedua tokoh tersebut.

"Saya tahu, Pak Jokowi dan Ibu Megawati sosok negarawan yang pemaaf sudah begitu banyak fitnah yang sering di terima beliau berdua, namun beliau dengan kebapakan dan keibuan selalu memberi maaf," katanya.

"Namun ingat, yang mencintai kedua negarawan ini jutaan umat, ini yang harus dijaga jangan sampai yang mencintai keduanya tidak terima dan menjadi masalah sosial di kemudian hari," tegasn Rahmad menyudahi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya