Berita

Otoritas Afganistan menyita 1.800 kg bahan peledak dari truk yang berisi kentang/Net

Dunia

Afganistan Sita 1.800 Kg Bahan Peledak Di Dalam Truk Berisi Kentang, Diduga Dari Iran

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 11:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas Afganistan menyita sekitar 1.800 kg bahan peledak yang diduga diselundupkan dari Iran menggunakan truk yang berisi kentang.

Arab News pada Senin (16/11) melaporkan, penyitaan tersebut dilakukan pada Kamis (12/11) di Farah, salah satu provinsi terbesar Afganistan yang terletak di dekat perbatasan dengan Iran.

"Penemuan itu dilakukan oleh pasukan perbatasan. Bahan peledak itu diselundupkan dari tanah Iran," kata jurubicara gubernur Farah, Mohibullah Mohib.


Mohib mengatakan, saat ini bahan peledak yang disita sedang diselidiki.

Senada dengan Mohib, kepala dewan provinsi Farah, Dadullah Qani mengatakan, bahan peledak yang disita telah dikirim ke laboratorium untuk diuji untuk menentukan jenis, penggunaan, kualitas, dan seberapa canggih senjata tersebut.

Sejauh ini sumber kiriman belum jelas, tetapi Qani menuding Iran telah memberikan bantuan kepada Taliban, di mana pemerintah Afghanistan sedang membangun beberapa bendungan listrik yang akan menghambat aliran air ke Iran.

Tetapi hingga berita ini dirilis, Iran belum beraksi terhadap laporan tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya