Berita

Antony Blinken, sosok yang diperkirakan akan dijadikan sebagai Menteri Luar Negeri oleh Presiden terpilih AS, Joe Biden/Net

Dunia

Taiwan Berupaya Amankan Dukungan Calon Menlu AS Pemerintahan Biden-Harris

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 | 12:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan berharap dapat melanjutkan kerja sama yang erat dengan Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan presiden terpilih Joe Biden.

Harapan tersebut disampaikan oleh dutabesar de facto Taiwan di Washington, Hsiao Bi-khim kepada penasihat kebijakan luar negeri tim Biden, Antony Blinken pada Sabtu (14/11).

Dakam panggilan teleponnya dengan Blinken, Bi-khim yang terkenal dekat dengan Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Biden untuk maju ke Gedung Putih.


"Menghargai dukungan bipartisan untuk hubungan AS dengan Taiwan dan berharap untuk melanjutkan kerja sama erat dengan AS di tahun-tahun mendatang," kata Bi-khim, seperti dikutip Reuters.

Dalam beberapa waktu terakhir, Tsai dan para pejabat Taiwan lainnya terus berupaya mengamankan dukungan dari AS menjelang kepemimpinan baru di Gedung Putih.

Pada Rabu (11/11), Tsai mengeluarkan pernyataan terkait hubungan baiknya dengan Partai Demokrat AS. Di mana ia telah bertemu dengan Blinken di Departemen Luar Negeri pada 2015. Ketika itu Blinken merupakan wakil menteri luar negeri, sementara Tsai adalah kandidat presiden Taiwan dari Partai Progresif Demokratif (DPP).

Tsai juga mengatakan bahwa dirinya adalah calon presiden Taiwan pertama yang mengunjungi Gedung Putih, bertemu dengan direktur senior urusan Asia, Evan Medeiros.

"Dengan demikian jelas bahwa pemerintah Partai Demokrat bersikap ramah terhadap Taiwan," kata Tsai.

Dengan pengalaman puluhan tahun di Capitol Hill, Gedung Putih, dan pernah menjadi orang nomor dua di Departemen Luar Negeri, Blinken diperkirakan akan menjadi sosok yang tepat untuk penasihat keamanan nasional atau menteri luar negeri era pemerintahan Biden-Kamala Harris.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya