Berita

Penggunaan masker untuk mencegah penyebaran virus corona/Net

Dunia

Australia Dilanda Dilema, Harus Repatriasi Warga Atau Terima Siswa Asing

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 | 11:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keberhasilan Australia untuk menghentikan penyebaran Covid-19 bukan berarti tidak menimbulkan kerugian.

Menteri Pendidikan Dan Tehan pada Minggu (15/11) mengatakan, langkah ketat pemerintah untuk menghentikan penyebaran virus corona membuat sejumlah warga Australia terdampar di negara lain dan tidak bisa pulang.

"Dengan apa yang terjadi dengan Covid-19 di bagian lain dunia, kami hampir menjadi korban dari kesuksesan kami sendiri di sini di Australia, dengan lebih banyak orang yang ingin kembali," ujarnya kepada Sky News.


"Dalam batasan yang ada, prioritas harus diberikan kepada warga Australia yang kembali," lanjut Tehan.

Tehan mengatakan, sejumlah negara bagian dan teritori juga telah diminta untuk menyerahkan rencana pemulangan siswa internasional secara aman.

Sejak Maret, Australia diketahui telah menutup perbatasannya kecuali untuk warga dan penduduknya sendiri dengan pemberlakuan karantina wajib selama dua pekan.

Tetapi Perdana Menteri Scott Morrison pada Jumat (13/11) mengatakan, semakin banyak warga Australiayang kembali, maka fasilitas karantina akan tidak cukup untuk ribuan siswa internasional.

Kebimbangan pemerintah untuk memilih kepulangan warga atau siswa internasional disebabkan sektor pendidikan menyumbang 25 miliar dolar Australia bagi ekonomi negara itu setiap tahunnya.

Selama akhir pekan, Australia menyaksikan pekan pertama tanpa infeksi virus corona yang didapat secara lokal dan tidak ada kematian terkait sejak dimulainya pandemi.

Sejauh ini, Australia sudah mencatat sekitar 27.700 infeksi virus corna baru dengan 907 kematian di antaranya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya