Berita

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Jendral TNI (Purn) Gatot Nurmantyo (kanan)/Net

Politik

Gatot Nurmantyo Tolak Bintang Mahaputera Yang Mau Diserahkan Di Istana

RABU, 11 NOVEMBER 2020 | 10:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mantan Panglima TNI, Jendral (Purn) Gator Nurmantyo mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo, terkait ketidakhadirannya untuk menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera.

Hal itu disampaikan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/11).

"Pak Gatot bersurat kepada bapak presiden tidak hadir. Isinya nanti pak Menko Polhukam akan menyampaikan," kata Heru.

Karena ketidakhadirannya tersebut, Heru mengatakan tanda jasa dan tanda kehormatan tidak diberikan atau dikembalikan Gatot Nurmantyo kepada negara.

"Tidak. Jadi kalau enggak hadir ya mungkin tanda jasaya diserahkan ke negara lagi," katanya.

Namun begitu, Heru memastikan pemerintah telah melaksanakan kewajiban memberikan tanda jasa dan tanda kehormatan kepada para mantan menteri dan pejabat tinggi negara.

"Yang jelas negara memberikan melaksankan tugas dan kewajiban untuk memberikan kepada para mantan menteri pejabat tinggi yang memang patut diberikan," ungkapnya.

"Itu kan diproses di dewan gelar kehormatan, ada dewan khusus dan itu sudah dilaksanakan," demikian Heru Budi Hartono menambahkan.

Populer

Kapalnya Berkeliaran Di Selat Sunda, China Paham Indonesia Tidak Bersungguh-sungguh Memilih Kedaulatan

Minggu, 17 Januari 2021 | 12:16

Beda Signifikan, Mantu Jokowi Habiskan Dana Kampanye Hingga Rp 15 Miliar, Lawannya Rp 1 Miliar

Senin, 18 Januari 2021 | 12:46

Jokowi Belum Tentu Disuntik Sinovac, Haris Rusly Moti: Masa Sih Begitu?

Kamis, 14 Januari 2021 | 01:17

Sujiwo Tejo Minta Mahfud MD Perintahkan Listyo Sigit Larang Istilah "Kadrun" Dan "Cebong"

Kamis, 21 Januari 2021 | 11:18

Diperiksa Kasus Bansos Hingga Jam 10 Malam, Ini Yang Disampaikan Daning Saraswati

Selasa, 19 Januari 2021 | 23:19

Rumah Yang Digeledah KPK Terkait Korupsi Bansos Diduga Milik Keluarga Politisi PDIP Ihsan Yunus

Selasa, 12 Januari 2021 | 16:33

Ilmuwan Australia: Wabah Covid-19 Berawal Di China, Tapi Asal-usul Virus Corona Sulit Untuk Dipastikan

Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:40

UPDATE

Bagi-bagi Vaksin, India Kirim 1,5 Juta Dosis Untuk Myanmar

Jumat, 22 Januari 2021 | 18:04

Pengamat: Kedekatan JK Dengan Joe Biden Hanya Variabel Kecil Pada Peluang Maju Pilpres 2024

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:54

KNPI Gandeng Organisasi Kampus Salurkan Bantuan Korban Gempa Majene

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:49

Wanjakti Belum Bahas Siapa Kabareskrim Penganti Komjen Listyo Sigit

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:40

15 Tahun Mendekam Di Penjara Israel, Narapidana Palestina Tewas Setelah Disuntik Vaksin Virus Corona

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:37

Menkes Sudah Benar, Yang Bisa Tekan Kenaikan Covid-19 Bukan Angka Testing, Tapi Tracing

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:29

Sekian Lama Bertahan, Hong Kong Akhirnya Bersiap Lockdown Ribuan Warga Karena Virus Corona

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:13

Provinsi Lampung Terima 33.640 Dosis Vaksin Sinovac Tahap Dua

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:13

Empat Pejabat Tinggi Irak Dicopot Usai Serangan Bom Kembar Di Baghdad

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:09

Pemerintah Percepat Vaksinasi, Komisi IX: Bagus Untuk Terbentuknya Herd Immunity

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:06

Selengkapnya